JENEPONTO — Suasana penuh keakraban, haru dan nostalgia mewarnai reuni alumni SD Barobbo Angkatan 1990 yang digelar di Pantai Samira Mallasoro, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Selasa (25/8/2026).
Reuni tersebut menjadi momentum istimewa bagi para alumni yang telah puluhan tahun menjalani kehidupan dan kesibukan masing-masing. Setelah menyelesaikan pendidikan di SD Barobbo, para alumni berpencar mengikuti perjalanan hidup masing-masing. Sebagian melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sementara sebagian lainnya menikah di usia muda dan membangun keluarga.
Para peserta reuni datang dari berbagai tempat tinggal masing-masing menuju lokasi kegiatan. Dari Barobbo, rombongan menggunakan delapan mobil, sementara satu mobil rombongan datang dari Makassar. Bahkan, ada salah seorang peserta yang sengaja tidak pulang ke Jayapura demi menunggu dan mengikuti momen reuni tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu menjadi bentuk kecintaan dan kerinduan yang begitu besar terhadap teman-teman masa kecil. Meskipun telah lama berpisah dan menjalani kehidupan di tempat yang berbeda, kenangan sebagai teman sekolah di SD Barobbo tetap menjadi ikatan yang tidak mudah dilupakan.
Dalam kegiatan tersebut, susunan pengurus reuni terdiri dari Sahabuddin sebagai Ketua, Alzar/Nyon sebagai Sekretaris, dan Hj. Lebang sebagai Bendahara. Mereka bersama seluruh peserta berkomitmen menjaga kebersamaan dan kekompakan yang telah terbangun sejak masa sekolah.
Dalam sambutannya, Ketua Reuni Sahabuddin menyampaikan pesan yang mendalam agar seluruh alumni tetap menjaga kekompakan dan silaturahmi. Menurutnya, perbedaan perjalanan hidup tidak boleh menjadi penghalang untuk tetap saling menyapa dan menjaga persaudaraan.
Sementara itu, Bahar dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dapat kembali berkumpul bersama teman-teman seperjuangan. Ia juga berpesan agar tidak ada seorang pun yang merasa minder atau malu menyapa teman yang dianggap lebih beruntung dalam kehidupannya.
“Kita harus bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar SD Barobbo. Kepada teman-teman yang merasa kurang beruntung, jangan pernah malu menyapa teman yang kita anggap lebih beruntung dalam hidupnya. Karena apa yang kita miliki hari ini semuanya hanya titipan Allah,” pesan Bahar.
Menurutnya, perjalanan hidup setiap orang memang berbeda. Ada yang diberi kesempatan meraih pendidikan tinggi, memiliki usaha dan kehidupan yang mapan, sementara yang lainnya mungkin menjalani kehidupan dengan sederhana. Namun, dalam persaudaraan dan kenangan masa kecil, semua memiliki kedudukan yang sama sebagai teman seperjuangan.
Reuni SD Barobbo Angkatan 1990 ini pun berlangsung penuh canda, tawa dan cerita masa lalu. Pertemuan tersebut menjadi bukti bahwa jarak dan waktu tidak mampu menghapus kenangan masa kecil serta persahabatan yang telah terjalin sejak duduk di bangku sekolah dasar.
Para alumni berharap reuni seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai wadah mempererat silaturahmi, menjaga kekompakan dan merawat persaudaraan hingga usia senja.










