Munafri Ajak Akademisi Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Pangan dan UMKM Makassar

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Makassar dan perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan, khususnya di sektor ketahanan pangan, pengembangan UMKM, dan pertanian berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pengukuhan Tiga Guru Besar Universitas Bosowa di Balai Sidang 45 Unibos, Rabu (7/1/2026).

Menurut Munafri, kompleksitas persoalan kota ke depan menuntut kebijakan berbasis riset dan inovasi. Pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan keilmuan dari akademisi. Oleh karena itu, sinergi antara Pemkot dan perguruan tinggi menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

Munafri menyampaikan apresiasi kepada tiga guru besar yang dikukuhkan, yakni Prof. Andi Tenri Fitriyah di bidang Ekonomi Pertanian, Prof. Chahyono di bidang Manajemen, serta Prof. Baharuddin di bidang Sosial Ekonomi Pertanian. Ketiga bidang keilmuan tersebut dinilainya memiliki keterkaitan langsung dengan agenda strategis Pemkot Makassar, mulai dari ketahanan pangan, penguatan UMKM, hingga tata kelola pembangunan pertanian berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti persoalan ketahanan pangan sebagai tantangan serius bagi Kota Makassar yang tidak memiliki lahan pertanian luas dan bergantung pada daerah penyangga. Untuk itu, Munafri mendorong lahirnya inovasi seperti urban farming, vertical farming, serta pemanfaatan teknologi pertanian perkotaan guna menjaga kemandirian pangan masyarakat.

Selain pangan, Wali Kota Makassar juga menekankan pentingnya peran akademisi dalam penguatan UMKM. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak UMKM di Makassar yang berada dalam kondisi rentan. Menurutnya, peningkatan daya saing, inovasi manajemen, dan orientasi pasar hingga ekspor membutuhkan pendampingan berbasis keilmuan agar UMKM dapat naik kelas dan berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Munafri menegaskan bahwa Pemkot Makassar memandang perguruan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan. Ia berharap Universitas Bosowa terus mendorong hilirisasi riset dan kolaborasi lintas sektor agar ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti di ruang akademik, tetapi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Makassar.

Berita Terkait

Andi Suharmika Dorong Keterbukaan Data Desil dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
Andi Suharmika Akan Bahas Kebijakan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Makassar
Jufri Pabe Buka Ruang Dialog soal Kesiapan Layanan Pemadam Kebakaran Makassar
Jufri Pabe Siapkan Forum Pengawasan Bersama Damkar, Bahas Penguatan Layanan Penyelamatan
H. Jufri Pabe Bahas Pengawasan Program Perumahan dan Kawasan Permukiman
H. Jufri Pabe Akan Bahas Program Perumahan dalam Pengawasan Pemerintahan Daerah
Jufri Pabe Laksanakan Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga
Apiaty K. Amin Syam Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama BPBD Makassar

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:11 WITA

Andi Suharmika Dorong Keterbukaan Data Desil dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WITA

Andi Suharmika Akan Bahas Kebijakan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Makassar

Sabtu, 12 September 2026 - 21:31 WITA

Jufri Pabe Buka Ruang Dialog soal Kesiapan Layanan Pemadam Kebakaran Makassar

Jumat, 11 September 2026 - 21:27 WITA

Jufri Pabe Siapkan Forum Pengawasan Bersama Damkar, Bahas Penguatan Layanan Penyelamatan

Jumat, 11 September 2026 - 20:25 WITA

H. Jufri Pabe Bahas Pengawasan Program Perumahan dan Kawasan Permukiman

Berita Terbaru