MAKASSAR, TALINEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Penguatan sinergi tiga pilar hingga tingkat kecamatan dan kelurahan dinilai penting untuk memastikan berbagai kegiatan perayaan kemerdekaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Rapat Koordinasi Forkopimda tentang Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Wilayah Kota Makassar, yang berlangsung di Novotel Makassar Grand Shayla, Kamis (13/8/2026). Rapat tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala SKPD, camat se-Kota Makassar, serta Wakil Ketua II DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq.
Munafri mengatakan, momentum perayaan kemerdekaan biasanya diisi berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pesta rakyat, perlombaan, pertunjukan seni dan budaya hingga kegiatan malam hari di tingkat kecamatan, kelurahan dan lorong. Kondisi tersebut perlu diantisipasi bersama karena berpotensi menghadirkan kerumunan masyarakat dalam jumlah besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Koordinasi tiga pilar penting, ini menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat menyambut 17 Agustus,” kata Munafri.
Ia meminta konsolidasi antara pemerintah, TNI dan Polri dilakukan secara berkala, termasuk mengaktifkan peran camat, lurah, RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat. Menurutnya, keterlibatan unsur paling dekat dengan masyarakat sangat penting untuk melakukan deteksi dini sekaligus mencegah persoalan kecil berkembang menjadi konflik.
Munafri juga mendorong pengaktifan kembali Siskamling di lorong-lorong serta optimalisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat. Selain itu, infrastruktur pemantauan seperti CCTV dan layanan darurat 112 diminta dipastikan berfungsi dengan baik untuk mendukung kecepatan respons apabila terjadi gangguan keamanan maupun keadaan darurat.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri turut mengingatkan potensi kejahatan jalanan, tawuran, geng motor hingga penggunaan panah busur yang perlu menjadi perhatian bersama. Ia meminta jajaran pemerintah wilayah memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta memastikan setiap kegiatan kemerdekaan tetap menjadi ruang hiburan yang aman, edukatif, dan tidak menimbulkan keresahan.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq, turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut sebagai bagian dari dukungan legislatif terhadap upaya menjaga stabilitas keamanan di Kota Makassar. Kehadiran DPRD bersama unsur Forkopimda menunjukkan pentingnya sinergi antarlembaga dalam mengawal berbagai aktivitas masyarakat, khususnya menjelang momentum perayaan kemerdekaan.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menyampaikan bahwa kondisi kamtibmas Kota Makassar dalam beberapa bulan terakhir relatif semakin kondusif. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan, termasuk geng motor dan panah busur. Patroli gabungan juga terus dilakukan bersama jajaran kepolisian di wilayah sekitar Makassar untuk memastikan perayaan HUT ke-81 RI berlangsung aman dan masyarakat dapat menikmati momentum kemerdekaan dengan tertib.










