Makassar Dipilih Jadi Tuan Rumah KMI 2026, Dorong Ekosistem Musik dan Ekonomi Kreatif

- Penulis

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM — Kota Makassar kembali mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah agenda nasional bergengsi. Tahun 2026, Makassar ditunjuk menjadi lokasi Konferensi Musik Indonesia 2026 yang digagas Kementerian Kebudayaan RI untuk memperkuat ekosistem musik nasional.

Kepastian tersebut mengemuka dalam kunjungan Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha Djumaryo, yang disambut langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham di Balai Kota Makassar, Kamis (16/4/2026).

Dalam keterangannya, Giring menilai Makassar sebagai pilihan tepat berdasarkan evaluasi penyelenggaraan sebelumnya serta kesiapan kota dalam mendukung event berskala nasional. “Kami hadir di Kota Makassar karena melihat kesuksesan KMI sebelumnya dan kesiapan pemerintah kota dalam mengembangkan sektor kebudayaan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong event yang berdampak ekonomi. “Kami melihat komitmen kuat dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam memajukan sektor event dan musik yang berdampak langsung pada ekonomi daerah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Giring menjelaskan bahwa KMI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan musik nasional. “Konferensi ini akan membahas penguatan ekosistem musik, perlindungan hak cipta, hingga pengembangan industri kreatif berbasis budaya,” jelasnya.

KMI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Oktober 2026 dan akan dirangkaikan dengan event musik “Rock in Celebes”. Kegiatan ini akan menghadirkan berbagai elemen industri, mulai dari label, publisher, platform digital, hingga pelaku industri internasional.

Selain itu, program showcasing akan memberikan ruang bagi musisi lokal Makassar untuk tampil dan memperluas jejaring. “Kami ingin memberikan peluang bagi musisi daerah agar bisa berkembang hingga ke tingkat nasional dan global,” kata Giring.

Salah satu lokasi yang dipertimbangkan untuk kegiatan adalah Benteng Rotterdam, yang direncanakan menjadi pusat kegiatan kreatif. Kawasan ini akan dikembangkan sebagai cultural and creative hub oleh Kementerian Kebudayaan.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut positif kepercayaan tersebut. “Kami menyambut dengan sangat baik kepercayaan ini. Ini menjadi peluang besar bagi Makassar untuk memperkuat posisinya sebagai kota kreatif di Indonesia Timur,” ujarnya.

Munafri menegaskan bahwa KMI 2026 diharapkan memberikan dampak nyata bagi industri musik lokal. “Kami berharap konferensi ini menjadi trigger yang mendorong pertumbuhan ekosistem musik dan seni di Makassar,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah kota akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku industri musik, termasuk musisi dan pekerja kreatif. “Ini bukan hanya soal event, tetapi bagaimana menghadirkan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” tegas Munafri.

Dengan dukungan penuh pemerintah dan kolaborasi lintas sektor, KMI 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Makassar sebagai pusat industri kreatif di Indonesia Timur sekaligus melahirkan talenta musik yang mampu bersaing di tingkat global.

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Maut di Pangkep Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Ini Alasannya
Kajati Sulsel Lantik Asbin Aspidsus dan Kajari Wajo Ingatkan Penegakan Hukum Berintegritas dan Humanis
Laba PDAM Makassar Tembus Rp17,3 Miliar hingga Juli 2026, Efisiensi Belanja Mulai Berbuah
Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kamtibmas
Dinkes Makassar Dukung Riset SATUSEHAT Mobile di Puskesmas Kaluku Bodoa
Arifin Majid Soroti Pengelolaan Lingkungan dan Perekonomian Makassar
Puskesmas Pertiwi Gelar Gerakan Nasional Indonesia ASRI
Arifin Majid Akan Bahas Peran DLH dalam Menjaga Lingkungan dan Ekonomi Makassar

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:54 WITA

Kasus Kecelakaan Maut di Pangkep Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Ini Alasannya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Kajati Sulsel Lantik Asbin Aspidsus dan Kajari Wajo Ingatkan Penegakan Hukum Berintegritas dan Humanis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Laba PDAM Makassar Tembus Rp17,3 Miliar hingga Juli 2026, Efisiensi Belanja Mulai Berbuah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kamtibmas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:44 WITA

Dinkes Makassar Dukung Riset SATUSEHAT Mobile di Puskesmas Kaluku Bodoa

Berita Terbaru