Pemkot Makassar–UMI Perkuat Interprofessional Education, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Menyentuh Warga

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat kualitas layanan kesehatan melalui kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan dalam pertemuan dan silaturahmi antara Pemkot Makassar dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) bersama pengelola Academic Health Center (AHC) UMI, yang berlangsung di Ruang Wali Kota Makassar, Kamis (8/1/2026).

Pertemuan ini membahas penguatan peran Academic Health Center sebagai model integrasi pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan yang berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat. Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pengembangan Interprofessional Education (IPE), yakni pendekatan pendidikan berbasis kolaborasi lintas profesi kesehatan untuk menciptakan layanan yang lebih efektif, holistik, dan berkelanjutan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi fondasi penting dalam membangun sistem kesehatan kota yang terintegrasi dan responsif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan akademisi akan memastikan program kesehatan tidak hanya berjalan di tataran kebijakan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan senang hati kami menyambut kolaborasi ini. Kami juga akan menitipkan sejumlah program pemerintah agar dapat langsung menyentuh masyarakat, terutama melalui Puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan,” ujar Munafri.

Ia menyoroti sejumlah persoalan kesehatan yang masih menjadi tantangan di Kota Makassar, seperti stunting, tuberkulosis (TBC), dan HIV. Munafri menilai persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan secara sektoral, melainkan membutuhkan pendekatan kolaboratif dan kehadiran langsung tenaga kesehatan serta mahasiswa di tengah masyarakat, terlebih pasca musim hujan yang rawan memicu peningkatan penyakit.

Munafri juga menekankan pentingnya penguatan peran Puskesmas agar tidak hanya berfokus pada pelayanan di dalam gedung, tetapi aktif menjangkau masyarakat. Ia meminta Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk memastikan seluruh Puskesmas terlibat dalam kolaborasi ini serta menyusun laporan kegiatan secara sistematis sebagai bahan evaluasi dan peningkatan kualitas layanan kesehatan ke depan.

Berita Terkait

Apiaty K. Amin Syam Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama BPBD Makassar
Muchlis Misbah Soroti Antrean Panjang Solar di SPBU Makassar
Jufri Pabe Akan Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana
Kejati Sulsel dan Dinsos Kampanyekan Antikorupsi, Dorong Pengelolaan Sekolah Rakyat yang Transparan
Lantik Pejabat Fungsional, Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
Janji Iuran Sampah Gratis Munafri Makin Dirasakan Warga, di Mariso Kini Sasar 7.505 Rumah
Apiaty K. Amin Syam Perkuat Pengawasan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana
Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan di Muscab HNSI

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:47 WITA

Apiaty K. Amin Syam Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama BPBD Makassar

Rabu, 9 September 2026 - 01:02 WITA

Muchlis Misbah Soroti Antrean Panjang Solar di SPBU Makassar

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WITA

Jufri Pabe Akan Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana

Selasa, 8 September 2026 - 17:45 WITA

Kejati Sulsel dan Dinsos Kampanyekan Antikorupsi, Dorong Pengelolaan Sekolah Rakyat yang Transparan

Selasa, 8 September 2026 - 12:17 WITA

Lantik Pejabat Fungsional, Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial

Berita Terbaru