Pemkot Makassar Prioritaskan Program Nyata Ringankan Beban Warga

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan dan program nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Fokus utama diarahkan pada perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, transformasi digital layanan publik, serta pembangunan infrastruktur strategis yang didukung alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa salah satu prioritas besar Pemkot adalah pemberian jaminan sosial bagi pekerja keagamaan dan pekerja rentan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang sepenuhnya dibiayai APBD. Saat ini, lebih dari 81 ribu warga telah mendapatkan perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Menurut Munafri, perlindungan tersebut akan diperluas pada 2026 dengan menambahkan sekitar 45 ribu peserta baru untuk mendapatkan jaminan hari tua. Langkah ini ditujukan untuk memberikan rasa aman jangka panjang bagi masyarakat pekerja, khususnya yang tidak memiliki penghasilan tetap. “Pemerintah harus hadir dan ikut merasakan beban masyarakat,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sektor layanan publik, Pemkot Makassar terus mendorong transformasi digital melalui aplikasi terpadu Lontara Plus yang mengintegrasikan ratusan layanan pemerintah dalam satu sistem. Sejak Juli hingga Desember 2025, lebih dari dua ribu aduan masyarakat telah masuk melalui aplikasi tersebut, dengan batas waktu tindak lanjut maksimal 2×24 jam oleh perangkat daerah terkait.

Bidang pendidikan dan kesehatan ditetapkan sebagai program prioritas wajib. Pemkot Makassar memastikan tidak ada lagi anak putus sekolah, khususnya pada jenjang pendidikan dasar, serta memberikan bantuan seragam sekolah gratis untuk mengurangi beban ekonomi keluarga. Kebijakan ini dinilai mampu menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, Pemkot Makassar juga menaruh perhatian besar pada pembangunan kota inklusif dengan menghadirkan infrastruktur ramah disabilitas mulai 2026. Di sektor kesehatan, pembenahan layanan Puskesmas dan rumah sakit terus dilakukan, termasuk mengaktifkan kembali fasilitas kesehatan yang selama ini terbengkalai.

Menutup arahannya, Munafri menegaskan bahwa seluruh program tersebut bukan untuk pencitraan, melainkan tanggung jawab nyata pemerintah kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan pelayanan publik yang berorientasi pada empati serta dampak langsung bagi kesejahteraan warga Kota Makassar.

Berita Terkait

KONI Makassar Perkuat SDM Olahraga Lewat Workshop Pembinaan Inti dan Mobilisasi Sumber Daya
Antrean Solar Jadi Sorotan, Pertamina Siapkan Empat Klaster SPBU di Makassar
Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan, Andi Suharmika Bahas Pengawasan Ekonomi Daerah
Andi Suharmika Buka Ruang Pengawasan, Soroti Pengelolaan Pasar Makassar Raya
Apiaty Amin Syam Tekankan Kolaborasi dalam Memperkuat Tata Kelola Lingkungan Makassar
Apiaty Amin Syam Perkuat Pengawasan Pemerintahan Lewat Isu Lingkungan Hidup
Apiaty Amin Syam dan Kecamatan Ujung Pandang Bahas Penguatan Penyelenggaraan Pemerintahan
Andi Suharmika Dorong Keterbukaan Data Desil dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:58 WITA

KONI Makassar Perkuat SDM Olahraga Lewat Workshop Pembinaan Inti dan Mobilisasi Sumber Daya

Rabu, 23 September 2026 - 16:47 WITA

Antrean Solar Jadi Sorotan, Pertamina Siapkan Empat Klaster SPBU di Makassar

Minggu, 20 September 2026 - 19:08 WITA

Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan, Andi Suharmika Bahas Pengawasan Ekonomi Daerah

Sabtu, 19 September 2026 - 21:06 WITA

Andi Suharmika Buka Ruang Pengawasan, Soroti Pengelolaan Pasar Makassar Raya

Sabtu, 19 September 2026 - 18:21 WITA

Apiaty Amin Syam Tekankan Kolaborasi dalam Memperkuat Tata Kelola Lingkungan Makassar

Berita Terbaru