IGK Manila, Tokoh Sepak Bola dan Gubernur ABN NasDem Tutup Usia

- Penulis

Senin, 18 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia berduka atas meninggalnya I Gusti Kompyang (IGK) Manila pada Senin (18/8) pagi WIB.(ist)

Indonesia berduka atas meninggalnya I Gusti Kompyang (IGK) Manila pada Senin (18/8) pagi WIB.(ist)

Makassar, Talinews.com – Indonesia berduka atas meninggalnya I Gusti Kompyang (IGK) Manila pada Senin (18/8) pagi WIB. Sosok yang dikenal sebagai mantan manajer Timnas Indonesia dan Persija Jakarta itu berpulang setelah meninggalkan banyak jejak penting, baik di dunia olahraga maupun di ranah kebangsaan.

Kabar duka ini disampaikan Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persija Jakarta, Ferry Indra Sjarief. Menurutnya, jenazah almarhum lebih dulu akan dibawa ke Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem untuk disemayamkan. “Dimakamkannya ane belum tahu. Ini dari rumah sakit mau ke Akademi Bela Negara Pancoran untuk disemayamkannya di situ, kalau dimakamkannya kita belum ada kabar,” kata Ferry.

IGK Manila tercatat sebagai manajer Timnas Indonesia yang sukses mempersembahkan medali emas di SEA Games 1991. Dalam final di Stadion Olimpiade Kamboja, Indonesia mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 0-0. Keberhasilan tersebut menjadi momen bersejarah dan hingga kini masih dikenang sebagai pencapaian besar Tim Garuda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain di Timnas, IGK Manila juga mengantarkan Persija Jakarta meraih gelar juara Liga Indonesia 2001 setelah menumbangkan PSM Makassar dengan skor 3-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. “Prestasi itu salah satu pencapaian terbesar Persija dan sulit dilupakan,” ujar Ferry mengenang jasa almarhum.

Selepas meninggalkan Persija pada 2007 karena faktor usia dan kesehatan, IGK Manila tidak sepenuhnya mundur dari dunia kebangsaan. Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Gubernur ABN Partai NasDem sejak 2020, sebuah peran yang menunjukkan dedikasinya terhadap pendidikan politik dan pengkaderan generasi bangsa. Perannya di ABN menambah daftar panjang kontribusinya di luar olahraga.

Selain dikenal sebagai penggerak sepak bola, IGK Manila juga disebut sebagai ‘Bapak Wushu’ karena perannya membesarkan cabang olahraga tersebut di tanah air. Kini, Indonesia kehilangan sosok yang bukan hanya membangun prestasi di lapangan hijau, tetapi juga berkontribusi bagi pembinaan kader bangsa melalui Akademi Bela Negara.

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Maut di Pangkep Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Ini Alasannya
Kajati Sulsel Lantik Asbin Aspidsus dan Kajari Wajo Ingatkan Penegakan Hukum Berintegritas dan Humanis
Laba PDAM Makassar Tembus Rp17,3 Miliar hingga Juli 2026, Efisiensi Belanja Mulai Berbuah
Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kamtibmas
Dinkes Makassar Dukung Riset SATUSEHAT Mobile di Puskesmas Kaluku Bodoa
Arifin Majid Soroti Pengelolaan Lingkungan dan Perekonomian Makassar
Puskesmas Pertiwi Gelar Gerakan Nasional Indonesia ASRI
Arifin Majid Akan Bahas Peran DLH dalam Menjaga Lingkungan dan Ekonomi Makassar

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:54 WITA

Kasus Kecelakaan Maut di Pangkep Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Ini Alasannya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Kajati Sulsel Lantik Asbin Aspidsus dan Kajari Wajo Ingatkan Penegakan Hukum Berintegritas dan Humanis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Laba PDAM Makassar Tembus Rp17,3 Miliar hingga Juli 2026, Efisiensi Belanja Mulai Berbuah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kamtibmas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:44 WITA

Dinkes Makassar Dukung Riset SATUSEHAT Mobile di Puskesmas Kaluku Bodoa

Berita Terbaru