Laba PDAM Makassar Tembus Rp17,3 Miliar hingga Juli 2026, Efisiensi Belanja Mulai Berbuah

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Makassar, talinews. Com — Upaya ketat yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Direksi Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar dalam mendorong peningkatan kinerja dan efisiensi belanja mulai membuahkan hasil. Hingga akhir Juli 2026, laba perusahaan tercatat telah mencapai Rp17,3 miliar.

Peningkatan tersebut menjadi indikator positif terhadap kinerja keuangan PDAM Kota Makassar sepanjang 2026. Efektivitas operasional yang dibarengi dengan pengendalian belanja dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mendorong perusahaan mampu meningkatkan laba secara signifikan.

Di bawah komando tiga Plt Direksi, yakni Plt Direktur Utama Andi Syahrum Makkuradde, Plt Direktur Umum Andi Taufiq Aris, dan Plt Direktur Keuangan Wirda Fauzah, PDAM Kota Makassar terus melakukan pembenahan pada aspek produksi, sumber daya manusia, hingga pengelolaan keuangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Direktur Keuangan PDAM Kota Makassar, Wirda Fauzah, mengatakan berdasarkan laporan keuangan hingga Juni 2026, laba perusahaan telah mencapai Rp15,9 miliar atau sekitar 188,8 persen dari target tahunan sebesar Rp8,4 miliar. Angka tersebut kembali meningkat menjadi Rp17,3 miliar hingga akhir Juli 2026.

“Kalau melihat capaian sampai saat ini, secara pesimistis saja sampai akhir tahun laba perusahaan bisa mencapai sekitar Rp20 miliar,” ujar Wirda.

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama pada 2025. Pada Juni 2025, laba PDAM Kota Makassar tercatat sekitar Rp1,8 miliar. Sementara hingga akhir Desember 2025, laba perusahaan mencapai Rp17,3 miliar. Kondisi ini menunjukkan adanya perbaikan kinerja keuangan yang cukup signifikan sepanjang 2026.

Menurut Wirda, peningkatan kinerja tersebut tidak terlepas dari kebijakan manajemen dalam meningkatkan efektivitas kerja sekaligus melakukan pengendalian terhadap belanja perusahaan. Setiap pengeluaran diarahkan agar benar-benar memiliki relevansi terhadap kebutuhan operasional serta memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Efisiensi belanja dan rasio pegawai menjadi bagian yang sangat memengaruhi kondisi keuangan perusahaan saat ini. Di sisi lain, belanja perusahaan juga kami arahkan untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan kepada pelanggan,” jelasnya.

Pengendalian belanja juga dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kemampuan keuangan perusahaan dengan kebutuhan operasional. Dengan pengeluaran yang lebih terukur, sumber daya perusahaan dapat diarahkan untuk mendukung kegiatan yang memberikan dampak langsung terhadap pelayanan air bersih masyarakat.

Selain efisiensi, manajemen terus mendorong peningkatan produktivitas melalui optimalisasi produksi dan penguatan kinerja sumber daya manusia. Berbagai persoalan operasional dan pelayanan yang selama ini menjadi tantangan perusahaan juga terus dibenahi secara bertahap dengan mengedepankan prinsip efisiensi, efektivitas, dan tata kelola perusahaan yang baik.

Dengan laba yang telah melampaui target tahunan hanya sampai pertengahan tahun, manajemen optimistis tren positif tersebut dapat dipertahankan hingga akhir 2026. Jika kinerja dan efisiensi dapat terus dijaga, laba perusahaan diproyeksikan mampu mencapai sekitar Rp20 miliar.

Peningkatan laba tersebut juga berpotensi memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah melalui dividen kepada Pemerintah Kota Makassar. Bagi PDAM Kota Makassar, peningkatan laba bukan semata-mata pencapaian finansial, tetapi menjadi modal untuk memperkuat operasional, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga keberlanjutan penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Makassar. (rls)

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Maut di Pangkep Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Ini Alasannya
Kajati Sulsel Lantik Asbin Aspidsus dan Kajari Wajo Ingatkan Penegakan Hukum Berintegritas dan Humanis
Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kamtibmas
Dinkes Makassar Dukung Riset SATUSEHAT Mobile di Puskesmas Kaluku Bodoa
Arifin Majid Soroti Pengelolaan Lingkungan dan Perekonomian Makassar
Puskesmas Pertiwi Gelar Gerakan Nasional Indonesia ASRI
Arifin Majid Akan Bahas Peran DLH dalam Menjaga Lingkungan dan Ekonomi Makassar
Tekan Penularan TBC, Pemkot Makassar Perkuat Tracing hingga Tingkat RT/RW

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:54 WITA

Kasus Kecelakaan Maut di Pangkep Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Ini Alasannya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Kajati Sulsel Lantik Asbin Aspidsus dan Kajari Wajo Ingatkan Penegakan Hukum Berintegritas dan Humanis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Laba PDAM Makassar Tembus Rp17,3 Miliar hingga Juli 2026, Efisiensi Belanja Mulai Berbuah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kamtibmas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:44 WITA

Dinkes Makassar Dukung Riset SATUSEHAT Mobile di Puskesmas Kaluku Bodoa

Berita Terbaru