Kasus Kekerasan Meningkat, DPRD Makassar Tekankan Perlindungan Perempuan dan Anak

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar , Talinews.com – Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Rezeki Nur, menegaskan bahwa perempuan dan anak merupakan aset strategis daerah yang wajib dijaga dan dilindungi secara bersama. Pernyataan ini disampaikannya sebagai respons atas meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Makassar.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 1.222 kasus kekerasan. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatat 520 kasus, sehingga menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Rezeki menilai bahwa secara regulasi, perlindungan terhadap perempuan dan anak sebenarnya sudah cukup memadai. Namun, tantangan utama saat ini terletak pada implementasi di lapangan, mulai dari strategi teknis, kualitas pelaksanaan, hingga konsistensi program agar benar-benar memberikan dampak nyata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa tingginya angka kekerasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya pemahaman masyarakat terhadap isu gender, kuatnya bias budaya, hingga keterbatasan akses terhadap layanan hukum dan pendampingan. Bahkan, sebagian besar kasus terjadi di lingkungan rumah tangga dan dilakukan oleh orang terdekat korban.

Untuk itu, DPRD bersama Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penguatan program perlindungan melalui kolaborasi dengan DPPPA. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan peran unit layanan terpadu agar lebih proaktif dan responsif dalam memberikan edukasi, pendampingan hukum, serta pemulihan trauma bagi korban.

Sebagai legislator perempuan, Rezeki juga aktif mendorong pemberdayaan perempuan sebagai langkah preventif menekan angka kekerasan. Ia meyakini bahwa perempuan yang mandiri secara pendidikan, ekonomi, dan kesehatan akan lebih mampu melindungi diri serta keluarganya.

Berbagai program pun dijalankan, mulai dari fasilitasi pendidikan kesetaraan melalui PKBM, kegiatan kesehatan gratis, edukasi pola asuh keluarga, hingga pendampingan UMKM perempuan. Ia berharap, upaya ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, berdaya, dan sejahtera bagi perempuan dan anak di Kota Makassar.

Berita Terkait

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Wali Kota Munafri Siap Wujudkan Arahan Presiden Prabowo Perluas Akses Keuangan Daerah di Makassar
Tekan Angka Tawuran, Wali Kota Appi Instruksikan Patroli Gabungan dan Penambahan CCTV di Makassar
Wali Kota Appi Tegaskan Tolak Paksakan PSEL di Tamalanrea, Pemkot Tunggu Hasil Uji Tuntas Danantara
Staf PPPK PW Sekretariat DPRD Makassar Sampaikan Apresiasi Tinggi atas Kebijakan Wali Kota Munafri
Atasi Kemacetan dan Parkir Liar, Pemkot Makassar Siapkan Gedung Parkir Percontohan di Boulevard hingga Karebosi
Pemkot Makassar Gandeng UI dan Unhas Pertajam Diplomasi Global ASN serta Pelajar
Fokusmaker Sulsel Perluas Konsolidasi Organisasi, M. Rahmat Ditunjuk Pimpin Bakorcab Bantaeng

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Wali Kota Munafri Siap Wujudkan Arahan Presiden Prabowo Perluas Akses Keuangan Daerah di Makassar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Tekan Angka Tawuran, Wali Kota Appi Instruksikan Patroli Gabungan dan Penambahan CCTV di Makassar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:42 WITA

Wali Kota Appi Tegaskan Tolak Paksakan PSEL di Tamalanrea, Pemkot Tunggu Hasil Uji Tuntas Danantara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:17 WITA

Staf PPPK PW Sekretariat DPRD Makassar Sampaikan Apresiasi Tinggi atas Kebijakan Wali Kota Munafri

Berita Terbaru