BANTAENG, TALINEWS.COM — Fokusmaker Sulawesi Selatan terus memperluas konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten/kota. Setelah melakukan konsolidasi di Kota Makassar, kini Fokusmaker Sulsel melanjutkan langkah tersebut ke Kabupaten Bantaeng dengan menunjuk M. Rahmat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Badan Koordinasi Cabang (Bakorcab) Fokusmaker Bantaeng.
Penunjukan M. Rahmat diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus mengaktifkan kembali koordinasi kepengurusan di tingkat cabang. Melalui penugasan ini, Fokusmaker Sulsel mendorong terbentuknya kepengurusan yang dapat menjalankan agenda organisasi secara terarah dan berkelanjutan.
Ketua Bakorda Fokusmaker Sulsel, Muhammad Takbir, menyampaikan bahwa amanah tersebut diberikan agar konsolidasi organisasi di Kabupaten Bantaeng dapat segera dilaksanakan. Ia berharap Plt Ketua Bakorcab Fokusmaker Bantaeng mampu mempersiapkan pelaksanaan Pertemuan Cabang (Percab) yang direncanakan berlangsung pada Desember mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami memberikan amanah kepada saudara M. Rahmat untuk mengemban tugas sebagai Plt Ketua Fokusmaker di Kabupaten Bantaeng. Kami berharap pelaksana tugas dapat segera melakukan konsolidasi agar Pertemuan Cabang dapat dilaksanakan pada Desember nanti,” ujar Muhammad Takbir.
Menurut Takbir, konsolidasi merupakan bagian penting dari proses penguatan organisasi, khususnya dalam membangun komunikasi dan memperluas keterlibatan mahasiswa di berbagai daerah. Sebagai organisasi kepemudaan yang berfokus pada pelatihan, peningkatan mutu, serta pengembangan kepemimpinan mahasiswa, Fokusmaker diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya akademisi dan aktivis muda yang berkontribusi bagi masyarakat.
Melalui penunjukan Plt Ketua Bakorcab di Bantaeng, Fokusmaker Sulsel menargetkan konsolidasi organisasi dapat terus berjalan di berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari persiapan menuju Pertemuan Cabang sekaligus memperkuat keberlanjutan organisasi dalam mengembangkan kepemimpinan dan kapasitas mahasiswa di tingkat daerah.










