Resmikan AMP di KIMA, Wali Kota Makassar Tegaskan Infrastruktur Kota Tetap Transparan dan Terbuka

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat pembangunan infrastruktur jalan dengan melibatkan sektor swasta secara profesional, transparan, dan akuntabel. Penegasan tersebut disampaikan saat meresmikan Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Tujuh Wali Wali di Kawasan Industri Makassar (KIMA), Jumat (9/1/2026).

Peresmian AMP ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Munafri Arifuddin dan disaksikan oleh Pendidik Bosowa Group Aksa Mahmud, Director in Charge Subhan Aksa, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta mitra perbankan dan pengelola kawasan industri. Kehadiran fasilitas AMP ini dinilai strategis untuk mendukung kebutuhan material pembangunan infrastruktur Kota Makassar.

Munafri mengungkapkan, tingkat kemantapan jalan di Kota Makassar saat ini telah mencapai 97 persen. Pada tahun anggaran 2026, Pemkot Makassar menargetkan peningkatan hingga 98 persen melalui pembangunan dan pemeliharaan jalan secara berkelanjutan. Setiap tahun, sekitar 50 kilometer jalan dibangun dan dipelihara, dengan kebutuhan material konstruksi yang cukup besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, pasca musim penghujan, hampir seluruh wilayah kota mengalami kerusakan jalan yang membutuhkan perbaikan cepat dan berkualitas. Oleh karena itu, keterlibatan sektor swasta dinilai penting untuk menjamin ketersediaan material seperti aspal, beton, dan paving guna mendukung percepatan pembangunan.

Meski memiliki hubungan keluarga dengan Founder Bosowa Corporindo, Munafri menegaskan seluruh proses pengadaan proyek di lingkungan Pemerintah Kota Makassar tetap dilakukan melalui mekanisme lelang terbuka, baik melalui e-katalog maupun mini kompetisi. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan proyek dikerjakan oleh perusahaan yang kompeten dan mampu menjamin mutu pekerjaan.

Selain infrastruktur jalan, Pemkot Makassar juga mendorong pembangunan fasilitas publik lainnya seperti puskesmas, kantor camat, dan kantor lurah, serta pengembangan sektor pendidikan dan olahraga. Dengan total belanja daerah tahun 2026 mencapai sekitar Rp3 triliun, Munafri menegaskan Makassar terbuka bagi dunia usaha untuk berkolaborasi dalam pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi kota secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Wali Kota Munafri Siap Wujudkan Arahan Presiden Prabowo Perluas Akses Keuangan Daerah di Makassar
Tekan Angka Tawuran, Wali Kota Appi Instruksikan Patroli Gabungan dan Penambahan CCTV di Makassar
Wali Kota Appi Tegaskan Tolak Paksakan PSEL di Tamalanrea, Pemkot Tunggu Hasil Uji Tuntas Danantara
Staf PPPK PW Sekretariat DPRD Makassar Sampaikan Apresiasi Tinggi atas Kebijakan Wali Kota Munafri
Atasi Kemacetan dan Parkir Liar, Pemkot Makassar Siapkan Gedung Parkir Percontohan di Boulevard hingga Karebosi
Pemkot Makassar Gandeng UI dan Unhas Pertajam Diplomasi Global ASN serta Pelajar
Fokusmaker Sulsel Perluas Konsolidasi Organisasi, M. Rahmat Ditunjuk Pimpin Bakorcab Bantaeng

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Wali Kota Munafri Siap Wujudkan Arahan Presiden Prabowo Perluas Akses Keuangan Daerah di Makassar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Tekan Angka Tawuran, Wali Kota Appi Instruksikan Patroli Gabungan dan Penambahan CCTV di Makassar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:42 WITA

Wali Kota Appi Tegaskan Tolak Paksakan PSEL di Tamalanrea, Pemkot Tunggu Hasil Uji Tuntas Danantara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:17 WITA

Staf PPPK PW Sekretariat DPRD Makassar Sampaikan Apresiasi Tinggi atas Kebijakan Wali Kota Munafri

Berita Terbaru