Di Forum PBB Jenewa, Munafri Arifuddin Dorong Pendidikan Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa gagasan penguatan pendidikan keselamatan berlalu lintas ke forum internasional United Nations Forum of Mayors 2026 yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada 12–13 Oktober 2026. Dalam forum yang mempertemukan para pemimpin kota dari berbagai negara tersebut, Munafri menekankan pentingnya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.

Munafri, yang akrab disapa Appi, berpandangan bahwa upaya menciptakan lalu lintas yang aman tidak cukup hanya melalui penegakan hukum dan penyediaan infrastruktur. Pembentukan kesadaran masyarakat mengenai keselamatan di jalan raya juga perlu menjadi perhatian, terutama melalui pendidikan yang diberikan sejak dini agar generasi muda memahami pentingnya menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Dalam sesi yang membahas mobilitas perkotaan atau urban mobility, Appi menyampaikan pandangannya mengenai perlunya pendidikan keselamatan berlalu lintas masuk dalam kurikulum sekolah. Ia sejalan dengan gagasan Jean Todt, Utusan Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Keselamatan Jalan Raya, mengenai pentingnya edukasi untuk membentuk perilaku berkendara yang aman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sangat setuju dengan pernyataan Bapak Jean Todt pagi ini. Pendidikan lalu lintas sangat penting untuk dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah agar para siswa sadar dan memahami cara berkendara yang aman, baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” ujar Appi dalam forum tersebut.

Menurutnya, pemahaman keselamatan jalan perlu mencakup kemampuan mengenali potensi bahaya, menghindari gangguan saat berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta mempertimbangkan pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan. Pendidikan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda untuk mengambil keputusan yang tepat ketika berada di jalan raya, sekaligus membangun kesadaran bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama.

“Kita ingin mempersiapkan pengemudi masa depan sedini mungkin, sehingga mereka memahami konsep kecepatan yang aman, batasan kecepatan, serta cara memilih opsi transportasi rendah karbon,” kata Munafri saat menyampaikan gagasannya dalam bahasa Inggris. Ia menilai pembiasaan perilaku aman sejak usia sekolah dapat menjadi investasi jangka panjang dalam membangun budaya berlalu lintas yang lebih baik.

Partisipasi Makassar dalam forum tersebut juga membuka kesempatan untuk bertukar gagasan dan pengalaman dengan pemerintah kota dari berbagai negara. Makassar disebut menjadi satu-satunya daerah dari Indonesia yang berpartisipasi di antara 514 kabupaten/kota, dalam forum yang diikuti lebih dari 60 wali kota dari berbagai belahan dunia. Pertukaran pengalaman ini menjadi ruang untuk membahas tantangan mobilitas perkotaan yang semakin kompleks, mulai dari pendidikan masyarakat, pembangunan infrastruktur, kebijakan transportasi, hingga perubahan perilaku pengguna jalan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Munafri juga bertemu dengan Jean Todt, mantan Presiden Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) dan mantan pimpinan Ferrari yang kini bertugas sebagai Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keselamatan Jalan Raya. Munafri menegaskan bahwa keselamatan manusia perlu menjadi landasan dalam membangun sistem mobilitas perkotaan pada masa depan. Melalui pertukaran gagasan di forum internasional ini, Makassar diharapkan dapat memperluas wawasan dalam pengembangan transportasi yang aman dan berkelanjutan, dengan melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, serta masyarakat.

Berita Terkait

Aliyah Mustika Ilham Perkuat Sinergi Pemerintah dan Komunitas untuk Percepatan Penanggulangan TB di Makassar
Aliyah Mustika Ilham Dorong Pendidikan Berbasis Ilmu, Iman, dan Akhlak di SPIDI Islamic Edu Fest 2026
Wali Kota Appi Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar, Filosofi Pappaseng Berpadu dengan Desain Modern
HKTI Sulsel Perkuat Konsolidasi, Suharmika Pimpin Kepengurusan Wilayah Makassar
Andi Suharmika Buka Pengawasan Bersama Kelurahan Bulurokeng
Andi Suharmika Akan Buka Forum Pemerintahan Daerah Bersama Kelurahan Bulurokeng
Andi Suharmika Melaksanakan Pengawasan Bersama Camat Biringkanaya
Andi Suharmika Siapkan Forum Pemerintahan Daerah Bersama Camat Biringkanaya

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:13 WITA

Aliyah Mustika Ilham Perkuat Sinergi Pemerintah dan Komunitas untuk Percepatan Penanggulangan TB di Makassar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:17 WITA

Di Forum PBB Jenewa, Munafri Arifuddin Dorong Pendidikan Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:51 WITA

Aliyah Mustika Ilham Dorong Pendidikan Berbasis Ilmu, Iman, dan Akhlak di SPIDI Islamic Edu Fest 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Wali Kota Appi Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar, Filosofi Pappaseng Berpadu dengan Desain Modern

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:51 WITA

HKTI Sulsel Perkuat Konsolidasi, Suharmika Pimpin Kepengurusan Wilayah Makassar

Berita Terbaru