Delapan Pendaki Bawakaraeng Dievakuasi, Basarnas Ingatkan Soal Keselamatan

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA.TALINEWS.COM~Tim SAR Gabungan mengevakuasi delapan pendaki yang mengalami berbagai gangguan kesehatan saat mendaki Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (17/8/2026).

Kedelapan pendaki tersebut dievakuasi sekitar pukul 06.30 Wita menuju Posko Registrasi Bulu Balea. Seluruhnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat untuk mendapatkan penanganan medis.

Gangguan kesehatan yang dialami para pendaki beragam, mulai dari hipotermia, asma, kram paha hingga gejala tifus. Beberapa di antaranya kemudian mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke Puskesmas Tinggi Moncong sesuai kondisi masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan, evakuasi tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi perhatian utama dalam aktivitas pendakian, terutama saat jumlah pendaki meningkat pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Kami mengimbau seluruh pendaki untuk mempersiapkan diri dengan baik, membawa perlengkapan sesuai kebutuhan, menjaga kondisi fisik, dan tidak memaksakan diri jika tubuh mulai mengalami gangguan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Arif.

Basarnas Makassar sebelumnya menetapkan siaga khusus pengamanan pendakian dan pengibaran bendera Merah Putih di puncak Gunung Bawakaraeng pada 15-18 Agustus 2026.

Sebanyak 295 personel dari Basarnas Makassar, SAR komunitas, organisasi kemanusiaan, relawan, tenaga medis, dan unsur terkait dikerahkan dalam operasi tersebut.

Personel ditempatkan di delapan titik pemantauan, yakni Posko Lembanna, Posko Aju Bulu Balea, Pos 5, Pos 7, Pos 8 jalur Lembanna, puncak Gunung Bawakaraeng, Lembah Ramma, serta jalur Tassoso.

Hingga H-2, sebanyak 3.273 pendaki tercatat melakukan registrasi melalui sejumlah jalur. Rinciannya, 223 pendaki melalui Lembanna, 1.681 melalui Bulu Balea, 947 melalui Tassoso, dan 422 melalui Kanreapia.

Arif mengatakan tingginya jumlah pendaki membutuhkan kesiapsiagaan seluruh unsur, terutama karena kondisi cuaca, suhu dingin, kelelahan, dan kepadatan jalur dapat meningkatkan risiko selama pendakian.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang menjaga jalur pendakian. Ini tentang memastikan setiap orang yang datang untuk memperingati kemerdekaan dapat kembali dengan selamat kepada keluarganya,” katanya.

Basarnas Makassar memastikan personel SAR Gabungan tetap bersiaga hingga 18 Agustus 2026. Pemantauan dilakukan di sejumlah titik untuk mempercepat respons apabila kembali terjadi kondisi yang membutuhkan pertolongan.

Berita Terkait

Apiaty K. Amin Syam Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama BPBD Makassar
Muchlis Misbah Soroti Antrean Panjang Solar di SPBU Makassar
Jufri Pabe Akan Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana
Kejati Sulsel dan Dinsos Kampanyekan Antikorupsi, Dorong Pengelolaan Sekolah Rakyat yang Transparan
Lantik Pejabat Fungsional, Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
Janji Iuran Sampah Gratis Munafri Makin Dirasakan Warga, di Mariso Kini Sasar 7.505 Rumah
Apiaty K. Amin Syam Perkuat Pengawasan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana
Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan di Muscab HNSI
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:47 WITA

Apiaty K. Amin Syam Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama BPBD Makassar

Rabu, 9 September 2026 - 01:02 WITA

Muchlis Misbah Soroti Antrean Panjang Solar di SPBU Makassar

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WITA

Jufri Pabe Akan Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana

Selasa, 8 September 2026 - 17:45 WITA

Kejati Sulsel dan Dinsos Kampanyekan Antikorupsi, Dorong Pengelolaan Sekolah Rakyat yang Transparan

Selasa, 8 September 2026 - 12:17 WITA

Lantik Pejabat Fungsional, Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial

Berita Terbaru