Perangi Sarang Nyamuk, Puskesmas Malimongan Baru Bersama Dinkes Makassar Edukasi Warga Terapkan 3M Plus

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM – Dinas Kesehatan Kota Makassar melalui UPTD Puskesmas Malimongan Baru terus mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN 3M Plus.

Edukasi tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab berbagai penyakit, termasuk Demam Berdarah Dengue atau DBD. Pencegahan dinilai perlu dimulai dari lingkungan rumah dan dilakukan secara rutin bersama seluruh anggota masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai penerapan 3M, yakni menguras tempat penampungan air, menutup wadah penyimpanan air, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menerapkan 3M, masyarakat juga diajak melakukan langkah-langkah tambahan atau Plus sesuai kondisi lingkungan. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan serta memastikan tidak ada tempat yang dapat menjadi genangan air dan sarang nyamuk.

Puskesmas Malimongan Baru mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan penanganan ketika kasus penyakit telah terjadi. Pencegahan melalui pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri dan berkelanjutan menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi risiko penularan penyakit.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan pelaksanaan PSN 3M Plus. Dengan pemeriksaan lingkungan secara rutin, potensi munculnya tempat perkembangbiakan nyamuk dapat ditemukan dan dibersihkan sejak dini. Dinkes Makassar bersama UPTD Puskesmas Malimongan Baru berharap edukasi PSN 3M Plus dapat mendorong masyarakat untuk menjadikan kebersihan lingkungan sebagai kebiasaan sehari-hari. Langkah bersama tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan membantu mencegah risiko penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Maut di Pangkep Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Ini Alasannya
Kajati Sulsel Lantik Asbin Aspidsus dan Kajari Wajo Ingatkan Penegakan Hukum Berintegritas dan Humanis
Laba PDAM Makassar Tembus Rp17,3 Miliar hingga Juli 2026, Efisiensi Belanja Mulai Berbuah
Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kamtibmas
Dinkes Makassar Dukung Riset SATUSEHAT Mobile di Puskesmas Kaluku Bodoa
Arifin Majid Soroti Pengelolaan Lingkungan dan Perekonomian Makassar
Puskesmas Pertiwi Gelar Gerakan Nasional Indonesia ASRI
Arifin Majid Akan Bahas Peran DLH dalam Menjaga Lingkungan dan Ekonomi Makassar

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:54 WITA

Kasus Kecelakaan Maut di Pangkep Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Ini Alasannya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Kajati Sulsel Lantik Asbin Aspidsus dan Kajari Wajo Ingatkan Penegakan Hukum Berintegritas dan Humanis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Laba PDAM Makassar Tembus Rp17,3 Miliar hingga Juli 2026, Efisiensi Belanja Mulai Berbuah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kamtibmas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:44 WITA

Dinkes Makassar Dukung Riset SATUSEHAT Mobile di Puskesmas Kaluku Bodoa

Berita Terbaru