MAKASSAR , TALINEWS.COM — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Kota Makassar tidak hanya menjadi ruang bagi anak untuk berekspresi dan mengembangkan kreativitas, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pemenuhan hak anak di bidang kesehatan.
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kesehatan Kota Makassar turut ambil bagian dalam rangkaian peringatan HAN 2026 yang berlangsung di Balai Manunggal, Rabu (29/7/2026).
Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan tersebut menghadirkan berbagai edukasi dan layanan untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu layanan yang dihadirkan Dinas Kesehatan Kota Makassar yakni sunatan massal yang diperuntukkan bagi 200 anak. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses sekaligus ramah bagi anak.
Selain sunatan massal, Dinkes Makassar juga membuka layanan konsultasi kesehatan anak bagi orang tua. Melalui layanan tersebut, orang tua dapat memperoleh informasi dan berkonsultasi terkait berbagai aspek kesehatan serta tumbuh kembang anak.
Keterlibatan Dinkes Makassar dalam kegiatan HAN 2026 menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan aspek kesehatan menjadi salah satu fondasi utama dalam pemenuhan hak anak.
Anak tidak hanya membutuhkan pendidikan dan lingkungan yang aman, tetapi juga berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang layak sejak usia dini.
Momentum HAN juga dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya menjaga kesehatan anak secara menyeluruh. Peran orang tua menjadi sangat penting dalam memastikan anak memperoleh asupan yang baik, tumbuh sesuai tahapan usianya, serta mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan ketika dibutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, layanan kesehatan hadir berdampingan dengan berbagai program lintas sektor. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menghadirkan layanan konseling tumbuh kembang, sementara sejumlah perangkat daerah lainnya memberikan edukasi mengenai lingkungan, literasi, keselamatan, hingga kebencanaan.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pemenuhan hak anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kesehatan, pendidikan, perlindungan, lingkungan, dan keluarga menjadi bagian yang saling berkaitan dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Dengan menghadirkan layanan kesehatan langsung di tengah kegiatan HAN, Dinkes Makassar berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pemeriksaan dan pemantauan kesehatan anak sejak dini.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Makassar dalam membangun generasi yang sehat, terlindungi, percaya diri, dan memiliki kualitas hidup yang baik.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus memberikan perhatian terhadap kesehatan dan pemenuhan hak anak dalam kehidupan sehari-hari.










