JAKARTA, TALINEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan kinerja pemerintahan terbaik pada peringatan Hari Otonomi Daerah 2026. Capaian ini semakin istimewa karena Makassar menjadi salah satu dari sedikit daerah luar Pulau Jawa yang mampu bersaing di level nasional.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam upacara resmi yang digelar di Plaza Kemendagri, Senin (27/4/2026).
Dalam keterangannya, Munafri menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen di Kota Makassar, mulai dari pemerintah, legislatif, hingga masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, pada peringatan Hari Otonomi Daerah 2026 ini, Kota Makassar mendapatkan penghargaan sebagai salah satu pemerintah kota dengan sistem penyelenggaraan pemerintahan terbaik,” ujar Munafri.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2025. Kota Makassar berhasil mencatat skor 3,6171 dengan status kinerja tertinggi, yang mencerminkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta capaian pembangunan yang dinilai sangat baik.
Capaian tersebut sekaligus menegaskan bahwa reformasi birokrasi dan inovasi pelayanan publik yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar mampu bersaing secara nasional. Bahkan, Makassar menjadi satu-satunya daerah dari Sulawesi Selatan yang masuk dalam kategori kinerja tertinggi.
Munafri menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah kota, DPRD, Forkopimda, serta dukungan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadirkan pemerintahan yang efektif dan responsif.
“Penghargaan ini bukan hanya hasil kerja pemerintah kota saja, tetapi juga hasil kolaborasi dengan DPRD, Forkopimda, dan dukungan seluruh masyarakat Kota Makassar,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa EPPD menjadi instrumen penting dalam mengukur kinerja pemerintah daerah secara objektif, berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) yang disusun setiap tahun. Evaluasi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencerminkan kualitas pelayanan dan dampaknya bagi masyarakat.
Meski meraih prestasi di tingkat nasional, Munafri mengingatkan seluruh jajaran pemerintah kota untuk tidak berpuas diri. Ia menegaskan pentingnya menjaga konsistensi kinerja serta terus melakukan perbaikan di berbagai sektor pelayanan publik.
“Kita berharap capaian ini tidak membuat kita berpuas diri, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja di tahun-tahun mendatang,” tutupnya.










