MAKASSAR, TALINEWS.COM — Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Tenri Uji Idris, melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan III (Ketiga) bersama Dinas Kesehatan Kota Makassar di Karebosi Premier Hotel, Senin (25/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Andi Tenri Uji memanfaatkan momentum pengawasan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat sekaligus membahas sejumlah persoalan kesehatan yang saat ini menjadi perhatian warga Kota Makassar, seperti layanan BPJS Kesehatan, validasi data desil, implementasi Perda ASI Eksklusif, serta penanganan stunting.
Pada pemaparannya, legislator yang akrab disapa “Besti” itu menekankan pentingnya validasi data desil agar program jaminan kesehatan dan bantuan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan edukasi kepada masyarakat terkait pemberian ASI eksklusif dan upaya pencegahan stunting sejak dini. Menurutnya, kedua hal tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan Kota Makassar.
Sesi dialog berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari masyarakat. Warga menyampaikan sejumlah keluhan terkait kepesertaan BPJS Kesehatan, proses peralihan status peserta, hingga kejelasan penentuan data desil yang masih menimbulkan kebingungan di tingkat masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nuraini, menjelaskan bahwa sistem jaminan kesehatan saat ini terintegrasi dengan basis data kesejahteraan nasional. Pihaknya berkomitmen terus melakukan edukasi serta perbaikan validasi data agar masyarakat yang berhak memperoleh layanan kesehatan tidak mengalami kendala administratif.
Sementara itu, Akademisi Bidang Kesehatan, Shinta Masita Molina, menekankan pentingnya transparansi birokrasi dan peningkatan literasi kesehatan masyarakat agar program pelayanan kesehatan gratis dapat berjalan efektif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Di akhir kegiatan, Andi Tenri Uji menegaskan seluruh aspirasi, masukan, dan temuan yang diperoleh dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan akan diperjuangkan dalam rapat kerja DPRD Kota Makassar. Ia berharap Dinas Kesehatan dapat semakin responsif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan demi terwujudnya masyarakat Makassar yang sehat dan sejahtera.










