Andi Tenri Uji Soroti BPJS, Data Desil dan Penanganan Stunting

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM — Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Tenri Uji Idris, melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan III (Ketiga) bersama Dinas Kesehatan Kota Makassar di Karebosi Premier Hotel, Senin (25/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Andi Tenri Uji memanfaatkan momentum pengawasan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat sekaligus membahas sejumlah persoalan kesehatan yang saat ini menjadi perhatian warga Kota Makassar, seperti layanan BPJS Kesehatan, validasi data desil, implementasi Perda ASI Eksklusif, serta penanganan stunting.

Pada pemaparannya, legislator yang akrab disapa “Besti” itu menekankan pentingnya validasi data desil agar program jaminan kesehatan dan bantuan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan edukasi kepada masyarakat terkait pemberian ASI eksklusif dan upaya pencegahan stunting sejak dini. Menurutnya, kedua hal tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan Kota Makassar.

Sesi dialog berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari masyarakat. Warga menyampaikan sejumlah keluhan terkait kepesertaan BPJS Kesehatan, proses peralihan status peserta, hingga kejelasan penentuan data desil yang masih menimbulkan kebingungan di tingkat masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nuraini, menjelaskan bahwa sistem jaminan kesehatan saat ini terintegrasi dengan basis data kesejahteraan nasional. Pihaknya berkomitmen terus melakukan edukasi serta perbaikan validasi data agar masyarakat yang berhak memperoleh layanan kesehatan tidak mengalami kendala administratif.

Sementara itu, Akademisi Bidang Kesehatan, Shinta Masita Molina, menekankan pentingnya transparansi birokrasi dan peningkatan literasi kesehatan masyarakat agar program pelayanan kesehatan gratis dapat berjalan efektif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Di akhir kegiatan, Andi Tenri Uji menegaskan seluruh aspirasi, masukan, dan temuan yang diperoleh dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan akan diperjuangkan dalam rapat kerja DPRD Kota Makassar. Ia berharap Dinas Kesehatan dapat semakin responsif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan demi terwujudnya masyarakat Makassar yang sehat dan sejahtera.

Berita Terkait

Legislator DPRD Makassar Hadiri Rapat Kerja KONI Makassar 2026
KONI Makassar Perkuat Tata Kelola Organisasi, Tak Sekadar Kejar Gelar Juara
Reuni SD Barobbo Angkatan 1990 di Pantai Samira Mallasoro, Puluhan Tahun Berpisah Kembali Dipertemukan
Makassar Masuk 10 Kota Hub GSIH 2026, Appi Dorong Penguatan Ekosistem Digital melalui MCH
MTQ VIII KORPRI Nasional Jadi Penggerak Ekonomi, Ribuan Kafilah Dorong UMKM Makassar
Kajati Sulsel Lepas Kontingen Kejaksaan RI ke MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Pemkot Makassar Tutup Sementara Karaoke dan Panti Pijat pada 25 Agustus
Dispora Makassar Dorong VESPAPORA 2026 Jadi Pintu Masuk Event Vespa Dunia di Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:36 WITA

Legislator DPRD Makassar Hadiri Rapat Kerja KONI Makassar 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:16 WITA

KONI Makassar Perkuat Tata Kelola Organisasi, Tak Sekadar Kejar Gelar Juara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:46 WITA

Reuni SD Barobbo Angkatan 1990 di Pantai Samira Mallasoro, Puluhan Tahun Berpisah Kembali Dipertemukan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Makassar Masuk 10 Kota Hub GSIH 2026, Appi Dorong Penguatan Ekosistem Digital melalui MCH

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:40 WITA

MTQ VIII KORPRI Nasional Jadi Penggerak Ekonomi, Ribuan Kafilah Dorong UMKM Makassar

Berita Terbaru