MAKASSAR, TALINEWS.COM — Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai Golkar, Drs. Arifin Majid, M.M., mendorong penguatan sektor koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan VIII bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Makassar di Hotel Royal Bay Makassar, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD Kota Makassar terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah, khususnya pada urusan pemerintahan bidang perekonomian dan keuangan.
Dalam kegiatan tersebut, Arifin Majid menyoroti pentingnya keberadaan koperasi dan UMKM dalam membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, sektor ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan seiring dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi di Kota Makassar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai pemerintah perlu memastikan berbagai program pemberdayaan tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas kepada pelaku usaha agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Selain itu, pengawasan juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi koperasi dan UMKM dalam menjalankan kegiatan usaha. Persoalan akses, pengembangan kapasitas, hingga kemampuan meningkatkan daya saing menjadi bagian penting dalam pembahasan bersama para narasumber.
Arifin Majid menegaskan bahwa DPRD memiliki peran untuk memastikan kebijakan pemerintah daerah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu, aspirasi dan masukan dari masyarakat menjadi salah satu bahan penting dalam pelaksanaan pengawasan.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan Juliaman, S.Sos., dan Nursari, S.H., M.H. sebagai narasumber. Diskusi berlangsung dengan membahas berbagai aspek pengembangan koperasi dan UMKM serta upaya memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian Kota Makassar.
Melalui kegiatan ini, Arifin Majid berharap kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dapat terus diperkuat. Dengan program pemberdayaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, koperasi serta UMKM diharapkan semakin mandiri dan mampu menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Kota Makassar.








