MAKASSAR, TALINEWS.COM – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Syamsul Bahri, S.IP., M.Si., membuka Pelatihan Public Speaking bertema “From Script to Stage” yang dilaksanakan oleh Bidang Pemberdayaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar (20/07/26).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar melalui Dispora dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi generasi muda, khususnya dalam bidang komunikasi dan keterampilan berbicara di depan publik. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi pemuda untuk mengembangkan potensi serta meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai tantangan di dunia pendidikan, organisasi, maupun pekerjaan.
Public speaking dinilai menjadi salah satu keterampilan penting yang dibutuhkan generasi muda di tengah perkembangan zaman. Kemampuan berkomunikasi secara baik diperlukan tidak hanya ketika berada di lingkungan pendidikan dan pekerjaan, tetapi juga dalam membangun jejaring, memimpin organisasi, menyampaikan aspirasi, serta menyampaikan gagasan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengusung tema “From Script to Stage”, peserta didorong untuk memahami tahapan menyampaikan ide secara efektif, mulai dari menyusun materi atau naskah, membangun kepercayaan diri, mengelola bahasa tubuh, hingga menyampaikan pesan secara menarik dan komunikatif di hadapan audiens.
Pelatihan ini juga menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan publik tidak hanya berkaitan dengan keberanian untuk tampil. Lebih dari itu, seorang komunikator dituntut mampu mengolah gagasan, menyusun pesan secara terstruktur, menggunakan bahasa yang mudah dipahami, serta membangun interaksi dengan audiens sehingga pesan yang disampaikan dapat memberikan dampak.
Melalui kegiatan yang diinisiasi dan dilaksanakan Bidang Pemberdayaan Pemuda, Dispora Kota Makassar terus mendorong terciptanya generasi muda yang memiliki keterampilan relevan dengan kebutuhan zaman. Pengembangan kapasitas tersebut menjadi salah satu langkah untuk mempersiapkan pemuda agar mampu beradaptasi sekaligus berkontribusi dalam berbagai bidang.
Pemuda Makassar diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu tampil sebagai komunikator, penggerak, dan penyampai gagasan yang konstruktif. Dengan kemampuan komunikasi yang semakin baik, generasi muda diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam membangun jejaring, mengembangkan potensi diri, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan Kota Makassar.








