Ketua KONI Makassar Tegaskan Dana Hibah Rp15 Miliar Sesuai Mekanisme APBD dan Siap Diaudit

- Penulis

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar, Ismail, memberikan klarifikasi terkait berbagai informasi yang beredar mengenai alokasi dana hibah sebesar Rp15 miliar untuk KONI Kota Makassar dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penganggaran dilakukan melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurut Ismail, dana hibah tersebut bukan merupakan keputusan sepihak ataupun anggaran yang muncul tanpa dasar hukum. Hibah kepada KONI diproses melalui mekanisme APBD Perubahan yang dibahas bersama DPRD Kota Makassar dan kemudian ditetapkan dalam Peraturan Daerah. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mengaitkan proses penganggaran tersebut dengan pribadi Wali Kota Makassar.

Ia menjelaskan bahwa proses hibah pemerintah daerah merupakan mekanisme kelembagaan yang melibatkan perangkat daerah sesuai kewenangannya, sementara pembahasan anggaran dilakukan melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama DPRD. Dengan demikian, seluruh tahapan telah mengikuti prosedur yang berlaku dalam pengelolaan keuangan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ismail juga menepis anggapan bahwa dana hibah tersebut hanya dinikmati oleh pengurus KONI. Menurutnya, seluruh anggaran akan digunakan untuk mendukung pembinaan atlet, pelatih, cabang olahraga, penyelenggaraan kejuaraan resmi, pembinaan usia dini, hingga peningkatan fasilitas latihan guna mendorong prestasi olahraga Kota Makassar.

Lebih lanjut, ia memastikan pengelolaan dana hibah akan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) serta seluruh regulasi yang berlaku. Seluruh penggunaan anggaran akan dicatat, dipertanggungjawabkan, dan dilaporkan kepada Pemerintah Kota Makassar serta siap diperiksa oleh Inspektorat maupun lembaga audit yang berwenang.

Menutup keterangannya, Ismail menegaskan bahwa KONI Kota Makassar terbuka terhadap kritik yang disampaikan secara objektif dan berbasis data. Namun, ia mengingatkan agar setiap informasi yang berkembang tidak dibangun atas spekulasi atau tuduhan tanpa bukti. Menurutnya, fokus utama KONI saat ini adalah meningkatkan prestasi olahraga, membina atlet, serta menghadirkan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Berita Terkait

Andi Suharmika Dorong Keterbukaan Data Desil dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
Andi Suharmika Akan Bahas Kebijakan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Makassar
Jufri Pabe Buka Ruang Dialog soal Kesiapan Layanan Pemadam Kebakaran Makassar
Jufri Pabe Siapkan Forum Pengawasan Bersama Damkar, Bahas Penguatan Layanan Penyelamatan
H. Jufri Pabe Bahas Pengawasan Program Perumahan dan Kawasan Permukiman
H. Jufri Pabe Akan Bahas Program Perumahan dalam Pengawasan Pemerintahan Daerah
Jufri Pabe Laksanakan Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga
Apiaty K. Amin Syam Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama BPBD Makassar

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:11 WITA

Andi Suharmika Dorong Keterbukaan Data Desil dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WITA

Andi Suharmika Akan Bahas Kebijakan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Makassar

Sabtu, 12 September 2026 - 21:31 WITA

Jufri Pabe Buka Ruang Dialog soal Kesiapan Layanan Pemadam Kebakaran Makassar

Jumat, 11 September 2026 - 21:27 WITA

Jufri Pabe Siapkan Forum Pengawasan Bersama Damkar, Bahas Penguatan Layanan Penyelamatan

Jumat, 11 September 2026 - 20:25 WITA

H. Jufri Pabe Bahas Pengawasan Program Perumahan dan Kawasan Permukiman

Berita Terbaru