SMPN 3 dan SMPN 6 Makassar Jadi Sekolah Favorit, SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Terukur

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM — Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kota Makassar memasuki tahap krusial. SMP Negeri 3 Makassar dan SMP Negeri 6 Makassar kembali menjadi dua sekolah yang paling diminati masyarakat, ditandai dengan tingginya jumlah pendaftar pada berbagai jalur penerimaan.

Untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar, adil, dan transparan, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan melakukan pemantauan langsung serta penguatan tim verifikasi di sekolah-sekolah yang mengalami lonjakan pendaftar. Pemantauan tersebut turut dilakukan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Rabu (17/6/2026).

Kepala SMPN 6 Makassar, Andi Mindarwati, mengatakan tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai ratusan orang, khususnya pada jalur prestasi. Untuk mengantisipasi penumpukan berkas, pihak sekolah menambah jumlah petugas verifikasi sehingga proses validasi dokumen dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hingga hari terakhir pendaftaran, sebagian besar berkas calon peserta didik telah berhasil diverifikasi dan masuk ke dalam sistem perangkingan. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat memantau posisi dan peluang kelulusan secara terbuka melalui sistem yang telah disediakan.

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Makassar, Kaswadi, menjelaskan bahwa proses verifikasi berjalan lancar dengan dukungan jaringan internet yang stabil dan tim verifikator yang bekerja secara bergantian. Pihak sekolah juga menyiapkan petugas cadangan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pendaftar pada tahap berikutnya.

Kaswadi menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama selama proses penerimaan berlangsung. Karena itu, sekolah memastikan layanan verifikasi tetap berjalan hingga malam hari agar seluruh dokumen pendaftar dapat diproses tepat waktu.

Baik SMPN 3 maupun SMPN 6 juga menyediakan layanan bantuan (help desk) bagi orang tua dan calon peserta didik yang mengalami kendala teknis saat proses pendaftaran, mulai dari pengunggahan dokumen hingga konsultasi terkait persyaratan administrasi.

Pemerintah Kota Makassar berharap seluruh tahapan SPMB Tahun 2026 dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan sistem yang semakin transparan dan pelayanan yang optimal, proses penerimaan siswa baru diharapkan mampu memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik untuk memperoleh akses pendidikan berkualitas di Kota Makassar.

Berita Terkait

Apiaty K. Amin Syam Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama BPBD Makassar
Muchlis Misbah Soroti Antrean Panjang Solar di SPBU Makassar
Jufri Pabe Akan Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana
Kejati Sulsel dan Dinsos Kampanyekan Antikorupsi, Dorong Pengelolaan Sekolah Rakyat yang Transparan
Lantik Pejabat Fungsional, Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
Janji Iuran Sampah Gratis Munafri Makin Dirasakan Warga, di Mariso Kini Sasar 7.505 Rumah
Apiaty K. Amin Syam Perkuat Pengawasan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana
Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan di Muscab HNSI

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:47 WITA

Apiaty K. Amin Syam Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama BPBD Makassar

Rabu, 9 September 2026 - 01:02 WITA

Muchlis Misbah Soroti Antrean Panjang Solar di SPBU Makassar

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WITA

Jufri Pabe Akan Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana

Selasa, 8 September 2026 - 17:45 WITA

Kejati Sulsel dan Dinsos Kampanyekan Antikorupsi, Dorong Pengelolaan Sekolah Rakyat yang Transparan

Selasa, 8 September 2026 - 12:17 WITA

Lantik Pejabat Fungsional, Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial

Berita Terbaru