Makassar, Tailnews.com – Rabu, 12 November 2025, Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Makassar yang diwakili oleh Kepala UPT Pelayanan Pengelolaan Data dan Informasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Ibnu Munzier Hasri Gani, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Studi Banding Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Wilayah Kerja KPw BI Malang Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Hyatt Place Makassar, Jalan Jenderal Sudirman No. 31, dengan fokus utama pada pemaparan digitalisasi penerimaan pajak daerah di Kota Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Ibnu Munzier memaparkan berbagai pencapaian digitalisasi layanan pajak di Kota Makassar. Kota Makassar tercatat sebagai Kota Terbaik I pada tahun 2022 dan 2023, sementara Provinsi Sulawesi Selatan juga meraih predikat Provinsi Terbaik I pada tahun 2022, 2023, dan 2024 untuk Wilayah Kawasan Indonesia Timur. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat transformasi digital di sektor pendapatan.
“Melalui berbagai inovasi dan integrasi sistem, Bapenda Makassar berupaya menghadirkan layanan pajak yang lebih mudah, transparan, dan akuntabel bagi wajib pajak,” jelas Ibnu Munzier dalam pemaparannya. Ia turut menyampaikan langkah-langkah strategis yang dilakukan bersama TP2DD Kota Makassar, mulai dari penguatan infrastruktur digital, integrasi kanal pembayaran non-tunai, pemanfaatan data analytics untuk pengawasan kepatuhan pajak, hingga edukasi berkelanjutan kepada wajib pajak agar semakin terbiasa dengan ekosistem pembayaran digital.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin ruang kolaborasi antardaerah dalam memperluas penerapan digitalisasi keuangan daerah. BAPENDA Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah, sejalan dengan agenda nasional percepatan dan perluasan digitalisasi daerah yang digagas oleh Pemerintah dan Bank Indonesia.










