MAKASSAR, TALINEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar menjadikan momentum Piala Dunia 2026 sebagai ruang untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian lokal. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh camat di 15 kecamatan untuk memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima (PKL).
Instruksi tersebut diarahkan agar antusiasme masyarakat terhadap perhelatan sepak bola dunia dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung. Setiap lokasi nobar diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan menyaksikan pertandingan, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk memasarkan produk dan meningkatkan pendapatan.
Kegiatan nobar direncanakan berlangsung pada akhir pekan, khususnya Sabtu dan Minggu, sehingga tidak mengganggu aktivitas pelayanan pemerintahan di tingkat kecamatan maupun kelurahan. Pemerintah kecamatan juga diminta menyiapkan lokasi yang aman, nyaman, tertib, dan mampu mengakomodasi masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Makassar akan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, bersama perangkat daerah yang membidangi UMKM, koperasi, perdagangan, serta penataan PKL. Kolaborasi lintas perangkat daerah ini diharapkan mampu memastikan pelaksanaan nobar berjalan tertib sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Dispora Kota Makassar juga akan berperan dalam mendukung koordinasi pelaksanaan kegiatan, khususnya untuk agenda nobar berskala besar. Sinergi antara Dispora, pemerintah kecamatan dan perangkat daerah terkait menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan olahraga dan hiburan masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, serta memberikan manfaat bagi pelaku usaha lokal.
Pelibatan PKL menjadi salah satu perhatian utama. Pemerintah kecamatan didorong memberikan ruang kepada para pedagang untuk berjualan di sekitar lokasi nobar dengan tetap memperhatikan ketertiban dan kebersihan. Dengan meningkatnya jumlah warga yang hadir, kegiatan tersebut diharapkan menjadi peluang bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan omzet.
Untuk pertandingan final Piala Dunia 2026, Pemerintah Kota Makassar juga tengah menyiapkan opsi pelaksanaan nobar berskala besar di Lapangan Karebosi. Persiapan teknis akan dikoordinasikan bersama Dispora Kota Makassar dan perangkat daerah terkait, termasuk pengaturan lokasi, keamanan, fasilitas pendukung, serta kenyamanan masyarakat.
Melalui pelaksanaan nobar di 15 kecamatan hingga agenda final berskala besar, Pemkot Makassar berharap euforia Piala Dunia 2026 tidak berhenti sebagai tontonan olahraga semata. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum menghidupkan ruang publik, mempererat kebersamaan warga, serta mendorong peningkatan omzet UMKM dan PKL di Kota Makassar.










