Wali Kota Makassar Genjot Urban Farming, Integrasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

- Penulis

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2) untuk mengakselerasi program urban farming di seluruh wilayah kota sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan. Program ini diarahkan untuk mengintegrasikan ketahanan pangan dengan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Munafri menegaskan bahwa urban farming tidak sekadar memanfaatkan lahan sempit menjadi produktif, tetapi juga menjadi solusi konkret dalam mengurangi volume sampah rumah tangga. Melalui pendekatan ini, sampah organik diolah menjadi kompos yang kemudian dimanfaatkan kembali untuk mendukung pertanian perkotaan.

Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Ia mendorong kelompok warga, termasuk organisasi kemahasiswaan, untuk berperan dalam pengembangan urban farming di tingkat lorong dengan berkolaborasi bersama lurah serta RT/RW setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Munafri menyebut bahwa sejumlah wilayah di Makassar telah menunjukkan hasil positif dalam penerapan konsep ini. Bahkan, urban farming dinilai mampu menciptakan ekosistem yang tidak hanya mendukung pemenuhan gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal berbasis komunitas.

Selain itu, ia juga mencontohkan pengembangan peternakan skala kecil yang dapat dilakukan di lahan terbatas dengan sistem ramah lingkungan. Model ini dinilai mampu memberikan hasil produktif tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

Untuk memperkuat implementasi program, Munafri meminta DP2 berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas lingkungan dan sektor swasta melalui program CSR. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan urban farming sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Kota Makassar.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar menargetkan peningkatan pengelolaan sampah hingga mencapai minimal 95 persen. Munafri juga menginstruksikan camat dan lurah agar lebih aktif turun ke lapangan guna memastikan program berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

Pemkot Makassar Apresiasi Rekomendasi DPRD, Munafri–Aliyah Perkuat Sinergi Pembangunan
KONI Makassar Gandeng Polrestabes, Perkuat Pencegahan Korupsi dan Pengamanan Event Olahraga
DPRD Makassar Terima Aksi HMI Cabang Makassar, Soroti Pemanfaatan CSR untuk Beasiswa Pendidikan
Andi Suharmika Kawal Aksi May Day 2026 di Kantor DPRD Kota Makassar
May Day 2026 di Makassar: Munafri–Aliyah Rangkul Buruh Lewat Fun Walk Penuh Kebersamaan
Dr. Fahrizal Tekankan Penguatan BPBD dalam Pengawasan DPRD Kota Makassar
PDAM Makassar Tancap Gas Atasi Krisis Air, Direksi Baru Fokus Perbaiki Distribusi di Utara Kota
Groundbreaking Mal Ratu Indah, Appi Sebut Simbol Baru Pertumbuhan Ekonomi Makassar

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:47 WITA

Pemkot Makassar Apresiasi Rekomendasi DPRD, Munafri–Aliyah Perkuat Sinergi Pembangunan

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:30 WITA

KONI Makassar Gandeng Polrestabes, Perkuat Pencegahan Korupsi dan Pengamanan Event Olahraga

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:14 WITA

DPRD Makassar Terima Aksi HMI Cabang Makassar, Soroti Pemanfaatan CSR untuk Beasiswa Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:07 WITA

Andi Suharmika Kawal Aksi May Day 2026 di Kantor DPRD Kota Makassar

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:12 WITA

May Day 2026 di Makassar: Munafri–Aliyah Rangkul Buruh Lewat Fun Walk Penuh Kebersamaan

Berita Terbaru