Makassar, Talinews.com – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melantik sebanyak 109 pejabat struktural eselon III dan IV pada awal tahun 2026. Pelantikan yang berlangsung di Lapangan Karebosi ini menandai penyegaran organisasi pemerintahan, termasuk penunjukan 13 camat baru di berbagai wilayah Kota Makassar.
Prosesi pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum awal penguatan kinerja aparatur sipil negara. Jabatan yang diisi mencakup sekretaris dinas, camat, kepala bidang, lurah, hingga kepala subbagian yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menegaskan bahwa mutasi jabatan dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan tidak bertujuan menonaktifkan pejabat tertentu. Ia menyebut proses pergeseran ini juga telah mengikuti arahan dari Kementerian Dalam Negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Supratman optimistis pejabat yang dilantik memiliki pengalaman dan kapasitas yang cukup untuk menjalankan tugas di posisi barunya. Ia menilai penyegaran ini akan membawa energi baru dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di tingkat kecamatan maupun kelurahan.
Ia juga menekankan bahwa peran camat ke depan semakin strategis, terutama dalam menghadapi tantangan musim hujan dan cuaca ekstrem. Persoalan persampahan dan banjir disebut sebagai dua isu utama yang harus segera diantisipasi oleh para camat baru.
Beberapa wilayah seperti Panakkukang, Biringkanaya, Tamalanrea, dan Manggala dinilai rawan terdampak banjir, sehingga membutuhkan kesiapsiagaan lebih awal. Camat di wilayah tersebut diharapkan segera membentuk tim siaga atau satuan tugas untuk mengantisipasi potensi bencana.
Menurut Supratman, langkah antisipatif ini penting mengingat banjir merupakan persoalan yang kerap berulang setiap tahun di Kota Makassar. Ia berharap dengan kesiapan yang lebih matang, dampak bencana dapat diminimalisir dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.










