DPRD Makassar Dukung Pemindahan Proyek PSEL ke TPA Tamangapa Antang

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPA ANTANG

TPA ANTANG

MAKASSAR, TALINEWS.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Nasir Rurung, menyatakan dukungannya terhadap wacana pemindahan Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dari Kecamatan Tamalanrea ke kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang. Menurutnya, langkah tersebut perlu dipertimbangkan secara matang demi efisiensi dan keberlanjutan program pengelolaan sampah di Kota Makassar.

Nasir menilai pemerintah harus memilih lokasi yang paling tepat dan rasional dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari efisiensi anggaran, dampak lingkungan, hingga implikasi sosial bagi masyarakat. Ia berpandangan bahwa kawasan TPA yang telah ada justru lebih ideal untuk menampung proyek berskala besar seperti PSEL dibandingkan membuka lokasi baru.

Sebagai Anggota Komisi A DPRD Makassar, ia menegaskan bahwa penempatan proyek di Tamangapa Antang akan jauh lebih efisien. Menurutnya, pemindahan ke kawasan baru seperti Tamalanrea berpotensi menambah beban anggaran, khususnya pada biaya operasional tahunan yang diperkirakan mencapai Rp15 hingga Rp20 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi investasi, Nasir juga menyoroti adanya perbedaan nilai proyek yang cukup signifikan. Ia menyebut bahwa proyek PSEL di Tamalanrea diperkirakan menelan biaya hingga Rp3,1 triliun, sementara jika dibangun di Tamangapa Antang hanya sekitar Rp2,4 triliun. Selisih tersebut dinilai berkaitan dengan jarak serta biaya pengangkutan sampah yang lebih besar jika lokasi berada di Tamalanrea.

Lebih lanjut, ia mempertanyakan urgensi pemindahan proyek dari Tamangapa Antang yang sebelumnya telah dipersiapkan secara matang. Mulai dari studi kelayakan, dokumen lingkungan, hingga dukungan regulasi dan penganggaran daerah dinilai sudah tersedia. Menurutnya, keputusan memindahkan lokasi justru berpotensi menimbulkan ketidakefisienan dan menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Nasir juga mengingatkan potensi dampak lingkungan dan sosial jika proyek ditempatkan di Tamalanrea. Kawasan tersebut diketahui didominasi oleh fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta permukiman. Ia menilai aktivitas ratusan hingga ribuan truk sampah setiap hari dapat menimbulkan kemacetan, bau tidak sedap, hingga menurunkan kenyamanan warga.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah kota belum akan menyetujui pelaksanaan proyek PSEL di Tamalanrea. Hal ini disebabkan belum adanya kesepahaman antara pihak pelaksana, yakni PT Sarana Utama Synergy, dengan masyarakat setempat yang masih menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan tersebut.

Berita Terkait

Andi Suharmika Buka Pengawasan Bersama Kelurahan Bulurokeng
Andi Suharmika Akan Buka Forum Pemerintahan Daerah Bersama Kelurahan Bulurokeng
Andi Suharmika Melaksanakan Pengawasan Bersama Camat Biringkanaya
Andi Suharmika Siapkan Forum Pemerintahan Daerah Bersama Camat Biringkanaya
KONI Makassar Perkuat SDM Olahraga Lewat Workshop Pembinaan Inti dan Mobilisasi Sumber Daya
Antrean Solar Jadi Sorotan, Pertamina Siapkan Empat Klaster SPBU di Makassar
Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan, Andi Suharmika Bahas Pengawasan Ekonomi Daerah
Andi Suharmika Buka Ruang Pengawasan, Soroti Pengelolaan Pasar Makassar Raya

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:02 WITA

Andi Suharmika Buka Pengawasan Bersama Kelurahan Bulurokeng

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:02 WITA

Andi Suharmika Akan Buka Forum Pemerintahan Daerah Bersama Kelurahan Bulurokeng

Senin, 28 September 2026 - 22:49 WITA

Andi Suharmika Melaksanakan Pengawasan Bersama Camat Biringkanaya

Minggu, 27 September 2026 - 16:49 WITA

Andi Suharmika Siapkan Forum Pemerintahan Daerah Bersama Camat Biringkanaya

Jumat, 25 September 2026 - 16:58 WITA

KONI Makassar Perkuat SDM Olahraga Lewat Workshop Pembinaan Inti dan Mobilisasi Sumber Daya

Berita Terbaru