MAKASSAR, TALINEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar pada tahun 2026 untuk pembangunan dan perluasan jalan di kawasan Romang Tangayya, Kecamatan Manggala. Kebijakan ini merupakan respons atas aspirasi warga yang selama ini mengeluhkan kondisi akses jalan yang rusak parah, terutama saat musim penghujan.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerataan pembangunan hingga ke wilayah perbatasan kota yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gowa. Pembangunan jalan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, bersama tim Bidang Jalan dan Jembatan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Berdasarkan hasil tinjauan, kondisi jalan sepanjang kurang lebih 500 meter itu dipenuhi lumpur, licin, dan kerap tergenang air, sehingga membahayakan keselamatan warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Zuhaelsi, medan yang rusak parah tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada aktivitas para siswa yang harus melintas setiap hari menuju sekolah. Bahkan saat hujan deras, sebagian warga terpaksa menggunakan sampan karena akses jalan tidak dapat dilalui.
Pengerjaan fisik proyek dijadwalkan dimulai pada pertengahan 2026, dengan fokus pada pembetonan dan peningkatan kualitas badan jalan agar lebih kokoh serta tahan terhadap genangan air. Dinas PU memastikan proses perencanaan dan pelaksanaan akan dipercepat sesuai arahan Wali Kota.
Sebelumnya, Munafri Arifuddin telah meninjau langsung lokasi tersebut pada akhir 2025 lalu dan berkomitmen menyiapkan anggaran perbaikan. Pemerintah Kota Makassar berharap pembangunan ini dapat menghadirkan akses jalan yang aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat Romang Tangayya, sekaligus memperkuat pemerataan infrastruktur di wilayah perbatasan kota.










