Makassar, Talinews.com – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyambut kedatangan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, beserta rombongan Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Penyerapan Gabah dan Jagung di Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (28/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar, Andi Pahlevi, bersama Anggota DPRD Kota Makassar, Tri Sulkarnain, yang turut mendampingi penyambutan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Kunjungan ini merupakan rangkaian agenda Panja Komisi IV DPR RI untuk memastikan efektivitas penyerapan gabah dan jagung di wilayah sentra produksi, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Sulawesi Selatan dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sehingga diperlukan sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas pasokan pangan.
Sebagai mantan Anggota DPR RI Komisi IX dua periode (2014–2024), Aliyah Mustika Ilham menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta pemangku kepentingan di sektor pertanian. Menurutnya, Makassar memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi pasokan pangan dari daerah produksi ke berbagai wilayah Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menyambut baik kunjungan Panja Komisi IV DPR RI. Pemerintah Kota Makassar siap berkolaborasi dalam memperkuat ketahanan pangan, terutama pada aspek penyerapan gabah dan jagung yang berpengaruh pada kesejahteraan petani,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Dalam kegiatan ini, Aliyah Mustika Ilham turut didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Nirman Nisman Mungkasa. Pemerintah Kota Makassar memastikan kesiapan seluruh perangkat teknis untuk mendukung agenda kerja Komisi IV selama berada di Makassar. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan langkah konkret dalam memperkuat rantai pasok pangan, mulai dari produksi hingga distribusi.
Selain melakukan pemantauan langsung, Panja Komisi IV DPR RI dijadwalkan menggelar dialog bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, dan kelompok tani. Dialog tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis bagi penguatan kebijakan nasional di sektor ketahanan pangan. Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program pengendalian harga, penguatan stok, serta inovasi teknologi pangan berbasis masyarakat, demi mendukung kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas pasokan pangan di Kota Makassar.










