DPRD Makassar Ingatkan Penyedia MBG Jaga Kualitas Makanan

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Talinews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengingatkan para pemilik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), selaku penyedia makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), untuk lebih berhati-hati dan menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat. Hal ini menyusul meningkatnya kasus keracunan makanan dari program serupa di berbagai daerah.

Sekretaris Komisi D DPRD Makassar, dr Fahrizal Arrahman Husain, menegaskan pentingnya pengawasan ketat agar kejadian serupa tidak terulang di Kota Makassar. Menurutnya, kesehatan penerima manfaat program MBG harus menjadi prioritas utama. “Beberapa anggota dewan sudah mulai mewarning para pengelola MBG ini agar kejadian keracunan bisa diminimalisir, kalau perlu zero accident,” ujarnya kepada Pedomanrakyat.com, Jumat (3/10/2025).

Fahrizal yang akrab disapa dr Ical juga menambahkan bahwa DPRD Makassar tidak akan tinggal diam apabila peringatan yang diberikan diabaikan. Legislator Fraksi PKB ini menegaskan, pihaknya akan bertindak tegas jika kualitas makanan yang disediakan masih menimbulkan masalah di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau memang setelah ada penyampaian dari teman-teman Dewan dan tetap ada kejadian keracunan, barulah kami akan turun langsung untuk melakukan pengawasan di lapangan,” tegasnya. Dengan begitu, DPRD berharap para penyedia lebih disiplin dalam memastikan kebersihan, standar gizi, serta proses distribusi makanan.

Data Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat, sejak program MBG diluncurkan pada Januari hingga September 2025, terdapat 6.517 orang di Indonesia yang mengalami keracunan makanan dari layanan tersebut. Angka ini menjadi alarm penting bagi pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan.

DPRD Makassar menilai, program Makan Bergizi Gratis tetap sangat dibutuhkan masyarakat. Namun, tanpa kontrol yang baik, tujuan mulia meningkatkan gizi masyarakat bisa berbalik menimbulkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, sinergi antara penyedia makanan, pemerintah, dan DPRD menjadi kunci agar program ini benar-benar memberi manfaat tanpa risiko yang membahayakan.

Berita Terkait

Data BPS: Setahun Kepemimpinan Munafri-Aliyah, Pembangunan Maju, Ekonomi Tumbuh & Kesejahteraan Meningkat
Setahun Munafri–Aliyah, 49.209 KK Nikmati Iuran Sampah Rp0 di 14 Kecamatan
Munafri Arifuddin Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Karebosi Ramadan Fair 2026
Satu Tahun Kepemimpinan Appi-Aliyah: Kepuasan Publik Tembus 80,1%, Andi Suharmika: “Karya Nyata untuk Rakyat
Genap Setahun Memimpin, Munafri Muhasabah dan Mohon Doa di Al Markaz
Survei PPI: Setahun Kepemimpinan Munafri–Aliyah, Kepuasan Publik Capai 80,1 Persen
Wujudkan Kepedulian, Golkar Makassar Bagikan Takjil Gratis Setiap Hari di Jalan Lasinrang
Aliyah Mustika Ilham Hadiri Sertijab Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:09 WITA

Data BPS: Setahun Kepemimpinan Munafri-Aliyah, Pembangunan Maju, Ekonomi Tumbuh & Kesejahteraan Meningkat

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:29 WITA

Setahun Munafri–Aliyah, 49.209 KK Nikmati Iuran Sampah Rp0 di 14 Kecamatan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:33 WITA

Munafri Arifuddin Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Karebosi Ramadan Fair 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:12 WITA

Satu Tahun Kepemimpinan Appi-Aliyah: Kepuasan Publik Tembus 80,1%, Andi Suharmika: “Karya Nyata untuk Rakyat

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:11 WITA

Survei PPI: Setahun Kepemimpinan Munafri–Aliyah, Kepuasan Publik Capai 80,1 Persen

Berita Terbaru