MAKASSAR, TALINEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang berbeda dengan turun langsung memantau kebersihan kota di tengah kebijakan work from home (WFH) bagi ASN, Jumat (17/4/2026).
Alih-alih menjalankan aktivitas dari rumah, Munafri justru mengajak jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melakukan pemantauan lapangan melalui kegiatan “Jumat Bersih”. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap kondisi lingkungan di sejumlah wilayah kota.
Menariknya, pemantauan dilakukan dengan menggunakan sepeda. Selain sebagai simbol gaya hidup sehat, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di lingkup pemerintahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan titik kumpul di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar sekitar pukul 05.30 WITA. Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan untuk melihat langsung kondisi kebersihan dan penataan lingkungan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Makassar, M Roem, menjelaskan bahwa pemantauan difokuskan pada tiga kecamatan dengan rute yang telah ditentukan. “Tadi pagi Pak Wali dan SKPD pendamping berkeliling menggunakan sepeda,” ujarnya.
Ia menyebutkan, rute yang dilalui meliputi wilayah Kecamatan Mamajang di Jalan Badak, Kecamatan Makassar di Jalan Muhammad Amin, serta Kecamatan Ujung Pandang di Jalan Gunung Lokon.
Menurut Roem, kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan “Jumat Bersih”.
Melalui program tersebut, setiap kecamatan didorong untuk aktif menjaga kebersihan wilayahnya, sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang bersih dan tertata.
“Selain itu, keterlibatan langsung pimpinan dan jajaran SKPD diharapkan menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam membangun budaya hidup bersih,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Munafri turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Makassar serta sejumlah kepala dinas, termasuk dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Tata Ruang, hingga Dinas Pemadam Kebakaran.
Langkah ini menegaskan bahwa meskipun pola kerja ASN bersifat fleksibel, komitmen terhadap pelayanan publik dan kebersihan kota tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Makassar.










