Penataan Humanis di Tallo, Puluhan Lapak PKL Ditertibkan Demi Kembalikan Fungsi Ruang Publik

- Penulis

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM — Pemerintah Kecamatan Tallo terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan perkotaan melalui penertiban puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama bertahun-tahun menempati fasilitas umum. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi trotoar dan drainase, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Camat Tallo, Andi Husni, menyampaikan bahwa sebanyak 27 lapak PKL yang tersebar di tiga kelurahan telah ditertibkan. Lapak-lapak tersebut diketahui telah berdiri kurang lebih tujuh tahun di atas trotoar maupun saluran air, sehingga mengganggu fungsi ruang publik dan berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan.

Penertiban difokuskan di sepanjang Jalan Sunu yang mencakup wilayah Kelurahan Kalukuang, Lembo, dan Suangga. Selain lapak PKL, tim gabungan juga menindak sejumlah bangunan semi permanen hingga warung kopi yang berdiri di atas drainase. Bahkan, salah satu lokasi yang sempat menjadi perhatian publik turut ditertibkan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, proses penertiban dilakukan dengan pendekatan humanis dan persuasif. Pemerintah kecamatan bersama pihak kelurahan terlebih dahulu melakukan sosialisasi, dialog, serta memberikan surat peringatan secara bertahap kepada para pedagang. Hasilnya, sebagian besar PKL menunjukkan itikad baik dengan membongkar lapaknya secara mandiri tanpa adanya konflik di lapangan.

Tidak hanya menyasar PKL, penertiban juga dilakukan terhadap sejumlah tangki usaha yang menempati trotoar dan menutup saluran drainase di beberapa titik. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai mengganggu akses pejalan kaki serta berpotensi menyebabkan genangan air saat musim hujan, sehingga perlu ditata ulang demi kepentingan bersama.

Ke depan, Pemerintah Kecamatan Tallo berencana menyiapkan lokasi relokasi bagi para pedagang, termasuk pengembangan pusat kuliner di kawasan Lakkang. Langkah ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan agar para pelaku usaha tetap dapat beraktivitas secara legal, sekaligus mendukung terwujudnya wajah Kota Makassar yang lebih tertib dan tertata.

Berita Terkait

KONI Makassar Perkuat SDM Olahraga Lewat Workshop Pembinaan Inti dan Mobilisasi Sumber Daya
Antrean Solar Jadi Sorotan, Pertamina Siapkan Empat Klaster SPBU di Makassar
Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan, Andi Suharmika Bahas Pengawasan Ekonomi Daerah
Andi Suharmika Buka Ruang Pengawasan, Soroti Pengelolaan Pasar Makassar Raya
Apiaty Amin Syam Tekankan Kolaborasi dalam Memperkuat Tata Kelola Lingkungan Makassar
Apiaty Amin Syam Perkuat Pengawasan Pemerintahan Lewat Isu Lingkungan Hidup
Apiaty Amin Syam dan Kecamatan Ujung Pandang Bahas Penguatan Penyelenggaraan Pemerintahan
Andi Suharmika Dorong Keterbukaan Data Desil dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:58 WITA

KONI Makassar Perkuat SDM Olahraga Lewat Workshop Pembinaan Inti dan Mobilisasi Sumber Daya

Rabu, 23 September 2026 - 16:47 WITA

Antrean Solar Jadi Sorotan, Pertamina Siapkan Empat Klaster SPBU di Makassar

Minggu, 20 September 2026 - 19:08 WITA

Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan, Andi Suharmika Bahas Pengawasan Ekonomi Daerah

Sabtu, 19 September 2026 - 21:06 WITA

Andi Suharmika Buka Ruang Pengawasan, Soroti Pengelolaan Pasar Makassar Raya

Sabtu, 19 September 2026 - 18:21 WITA

Apiaty Amin Syam Tekankan Kolaborasi dalam Memperkuat Tata Kelola Lingkungan Makassar

Berita Terbaru