Makassar, Talinews.com – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS, Hartono, menekankan pentingnya setiap inovasi pemerintah daerah didasarkan pada riset yang matang. Ia menilai kebijakan tanpa kajian ilmiah berpotensi tidak memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.
Sebagai anggota Komisi B, Hartono mencontohkan rencana pengembangan budidaya maggot sebagai solusi penguraian sampah di Kota Makassar. Menurutnya, sebelum program tersebut dijalankan secara masif, pemerintah harus memastikan efektivitasnya melalui penelitian yang terukur.
Ia menyebut, jika hasil riset menunjukkan metode tersebut mampu menjadi solusi atas persoalan persampahan, maka pemerintah perlu memberikan dukungan anggaran secara maksimal. Namun sebaliknya, jika dampaknya terbatas, maka pengalokasian anggaran besar dinilai tidak tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain isu persampahan, Hartono juga menyoroti program urban farming yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Makassar. Ia menilai program tersebut tetap membutuhkan kajian mendalam, khususnya terkait kapasitas produksi dan potensi kerja sama dengan industri maupun pelaku usaha.
Menurutnya, pemerintah harus mampu memastikan bahwa program tersebut benar-benar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Ia mengingatkan agar program tidak hanya berorientasi pada aktivitas, tetapi harus menghasilkan dampak nyata, termasuk kemampuan produk untuk terserap pasar.
Hartono juga menyinggung pengalaman program sebelumnya, seperti lorong wisata, yang dinilai perlu menjadi bahan evaluasi. Ia mempertanyakan sejauh mana urban farming mampu menghasilkan produksi yang signifikan jika dijalankan secara luas di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan utama pemberdayaan ekonomi adalah menciptakan nilai tambah dan peningkatan pendapatan, bukan sekadar memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga. Jika hanya untuk konsumsi pribadi, menurutnya program tersebut tidak perlu dijadikan prioritas besar.
Ia pun mendorong agar Pemerintah Kota Makassar menerapkan konsep “governance full impact”, yakni kebijakan yang berorientasi pada hasil nyata. Dalam hal ini, ia menilai pendekatan berbasis riset menjadi kunci utama untuk mencapai tujuan tersebut.
Karena itu, Hartono menekankan pentingnya peran Badan Riset dan Inovasi Daerah dalam menyediakan data dan kajian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia berharap ke depan setiap kebijakan strategis pemerintah kota memiliki dasar riset yang kuat agar pembangunan berjalan lebih terarah dan efektif.










