Banyak Warga Belum Tahu Program PDAM Gratis, DPRD Makassar Dorong Sosialisasi Ditingkatkan

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail.

Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail.

Makassar, Talinews.com – Survei yang dirilis oleh Parameter Publik Indonesia mengungkap masih banyak warga Kota Makassar yang belum mengetahui adanya program sambungan PDAM gratis. Sebanyak 36,8 persen responden mengaku tidak tahu sama sekali, sementara 28,3 persen lainnya menyatakan kurang mengetahui program tersebut.

Menanggapi temuan itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail, menyebut hal tersebut menjadi perhatian serius, khususnya dalam aspek sosialisasi kepada masyarakat. Ia menilai, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan, tetapi juga sejauh mana informasi dapat menjangkau warga.

Meski demikian, Ismail mengapresiasi pelaksanaan program sambungan air bersih gratis yang dinilai telah berjalan baik di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham. Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, jika masih ada warga yang belum mengetahui program tersebut, maka hal itu menjadi tanggung jawab teknis Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk memperkuat sosialisasi. Dalam berbagai kegiatan reses yang ia lakukan, pihak PDAM juga dilibatkan untuk memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat.

Menurut Ismail, program ini memiliki sejumlah kriteria penerima manfaat, salah satunya menyasar masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, program juga diprioritaskan untuk wilayah Utara Kota Makassar yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Ia menambahkan, Komisi B DPRD Makassar akan segera memanggil jajaran direksi PDAM guna melakukan evaluasi dan memperkuat strategi penyebarluasan informasi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap program yang tersedia.

Dalam kegiatan resesnya, Ismail mengaku lebih banyak menyasar wilayah pinggiran seperti Rappokalling bagian Utara, Tallo, Buloa, Panampu, hingga Ujung Tanah. Ia menegaskan bahwa kebutuhan utama masyarakat di kawasan tersebut masih berkaitan dengan air bersih dan drainase.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa PDAM telah merealisasikan dua koneksi pipa baru untuk memperkuat suplai air ke wilayah Utara. Dengan adanya sambungan tersebut, diharapkan distribusi air bersih dapat semakin merata, terutama saat musim kemarau ketika pasokan air sebelumnya kerap mengalami kendala.

Berita Terkait

Legislator DPRD Makassar Hadiri Rapat Kerja KONI Makassar 2026
KONI Makassar Perkuat Tata Kelola Organisasi, Tak Sekadar Kejar Gelar Juara
Reuni SD Barobbo Angkatan 1990 di Pantai Samira Mallasoro, Puluhan Tahun Berpisah Kembali Dipertemukan
Makassar Masuk 10 Kota Hub GSIH 2026, Appi Dorong Penguatan Ekosistem Digital melalui MCH
MTQ VIII KORPRI Nasional Jadi Penggerak Ekonomi, Ribuan Kafilah Dorong UMKM Makassar
Kajati Sulsel Lepas Kontingen Kejaksaan RI ke MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Pemkot Makassar Tutup Sementara Karaoke dan Panti Pijat pada 25 Agustus
Dispora Makassar Dorong VESPAPORA 2026 Jadi Pintu Masuk Event Vespa Dunia di Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:36 WITA

Legislator DPRD Makassar Hadiri Rapat Kerja KONI Makassar 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:16 WITA

KONI Makassar Perkuat Tata Kelola Organisasi, Tak Sekadar Kejar Gelar Juara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:46 WITA

Reuni SD Barobbo Angkatan 1990 di Pantai Samira Mallasoro, Puluhan Tahun Berpisah Kembali Dipertemukan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Makassar Masuk 10 Kota Hub GSIH 2026, Appi Dorong Penguatan Ekosistem Digital melalui MCH

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:40 WITA

MTQ VIII KORPRI Nasional Jadi Penggerak Ekonomi, Ribuan Kafilah Dorong UMKM Makassar

Berita Terbaru