Pemkot Makassar Relokasi 15 Lapak PKL di Wajo, Penataan Berjalan Kondusif dan Humanis

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TALINEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui tim gabungan Satpol PP dan unsur Kecamatan Wajo melakukan penertiban sekaligus relokasi lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di atas saluran drainase di Jalan Sarappo dan Jalan Tentara Pelajar, Senin (16/2/2026). Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan kota agar lebih tertib, aman, dan minim risiko banjir.

Sebanyak 15 lapak direlokasi secara bertahap, terdiri atas 10 lapak di Jalan Sarappo dan 5 lapak di Jalan Tentara Pelajar. Keberadaan lapak tersebut dinilai menghambat fungsi drainase serta mempersempit badan jalan, sehingga berpotensi menimbulkan genangan air dan kemacetan di kawasan tersebut.

Plt. Camat Wajo, Ivan Kalalembang, menjelaskan bahwa proses penertiban telah melalui tahapan panjang dan sesuai prosedur. Pemerintah kecamatan, kata dia, telah melakukan penyuratan sejak tahun 2023, dilanjutkan pemberian Surat Peringatan (SP) 1 dan SP 2 pada November 2025, serta SP 3 pada Januari 2026 sebelum tindakan relokasi dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ivan, penataan ini bertujuan mengembalikan fungsi fasilitas umum dan fasilitas sosial sekaligus mendukung perbaikan saluran drainase. Pemerintah juga tengah menyiapkan lokasi relokasi yang lebih representatif agar para pedagang tetap dapat menjalankan aktivitas usahanya tanpa melanggar aturan.

Menariknya, proses relokasi berlangsung kondusif tanpa gesekan antara petugas dan pedagang. Sejumlah PKL bahkan secara sukarela membongkar lapak mereka sendiri sebagai bentuk kerja sama dalam mendukung penataan kawasan.

Pemerintah Kecamatan Wajo menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar penertiban, melainkan bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Penataan kawasan diharapkan mampu meningkatkan fungsi drainase, mengurangi kemacetan, dan mendukung kualitas tata ruang Kota Makassar secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Data BPS: Setahun Kepemimpinan Munafri-Aliyah, Pembangunan Maju, Ekonomi Tumbuh & Kesejahteraan Meningkat
Setahun Munafri–Aliyah, 49.209 KK Nikmati Iuran Sampah Rp0 di 14 Kecamatan
Munafri Arifuddin Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Karebosi Ramadan Fair 2026
Satu Tahun Kepemimpinan Appi-Aliyah: Kepuasan Publik Tembus 80,1%, Andi Suharmika: “Karya Nyata untuk Rakyat
Genap Setahun Memimpin, Munafri Muhasabah dan Mohon Doa di Al Markaz
Survei PPI: Setahun Kepemimpinan Munafri–Aliyah, Kepuasan Publik Capai 80,1 Persen
Wujudkan Kepedulian, Golkar Makassar Bagikan Takjil Gratis Setiap Hari di Jalan Lasinrang
Aliyah Mustika Ilham Hadiri Sertijab Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:09 WITA

Data BPS: Setahun Kepemimpinan Munafri-Aliyah, Pembangunan Maju, Ekonomi Tumbuh & Kesejahteraan Meningkat

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:29 WITA

Setahun Munafri–Aliyah, 49.209 KK Nikmati Iuran Sampah Rp0 di 14 Kecamatan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:33 WITA

Munafri Arifuddin Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Karebosi Ramadan Fair 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:12 WITA

Satu Tahun Kepemimpinan Appi-Aliyah: Kepuasan Publik Tembus 80,1%, Andi Suharmika: “Karya Nyata untuk Rakyat

Jumat, 20 Februari 2026 - 00:11 WITA

Genap Setahun Memimpin, Munafri Muhasabah dan Mohon Doa di Al Markaz

Berita Terbaru