Literasi Digital Jadi Benteng Pertahanan di Era Transformasi Siber

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Talinews.com – Di tengah percepatan transformasi digital yang melanda hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, literasi digital kini menjadi kebutuhan mendesak. Hal ini ditegaskan oleh Asisten Deputi Pelindungan Data dan Transaksi Elektronik, Deputi Bidang Koordinasi Kominfo Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Syaiful Garyadi, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (6/8).

“Transformasi digital memang kencang, tapi harus dibarengi dengan literasi digital. Karena masyarakat akan termakan informasi menyesatkan jika kurang literasi digital,” ujar Syaiful di hadapan sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Ia menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam menyelaraskan akselerasi digital dengan penguatan kapasitas masyarakat dalam mengakses, memilah, dan memahami informasi.

Dalam kunjungan tersebut, Syaiful diterima langsung oleh Kepala Dinas ESDM Andi Eka, Kepala Dinas Kesehatan Ishaq Iskandar, perwakilan Dinas Kominfo SP Sulsel Sultan Rakib, serta Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Indri Assaf dan jajaran lainnya. Pertemuan ini menjadi momentum untuk membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat literasi digital di Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syaiful mengingatkan bahwa rendahnya literasi digital dapat membuka celah bagi maraknya hoaks, judi online, pinjaman online ilegal (pinjol), hingga penyebaran aplikasi bodong (APK) yang merugikan masyarakat. Tanpa kemampuan dasar memilah informasi, masyarakat sangat rentan menjadi korban dari sisi gelap dunia digital yang kian agresif.

Senada dengan itu, Sekretaris Dinas Kominfo SP Sulsel, Sultan Rakib, menyebutkan bahwa literasi digital adalah kunci untuk menanggulangi ancaman siber yang semakin kompleks. Menurutnya, masyarakat dengan tingkat literasi digital tinggi lebih tahan terhadap manipulasi informasi, sedangkan yang minim pengetahuan digital lebih mudah terpapar hoaks dan penipuan daring.

Pernyataan ini, lanjut Sultan, menjadi refleksi perlunya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan program literasi digital yang inklusif, adaptif, dan menyasar seluruh lapisan masyarakat. “Penguatan literasi digital bukan hanya tugas Kominfo, tapi menjadi kerja kolektif seluruh unsur pemerintahan agar transformasi digital benar-benar membawa manfaat, bukan mudarat,” tegasnya.

Berita Terkait

Data BPS: Setahun Kepemimpinan Munafri-Aliyah, Pembangunan Maju, Ekonomi Tumbuh & Kesejahteraan Meningkat
Setahun Munafri–Aliyah, 49.209 KK Nikmati Iuran Sampah Rp0 di 14 Kecamatan
Munafri Arifuddin Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Karebosi Ramadan Fair 2026
Satu Tahun Kepemimpinan Appi-Aliyah: Kepuasan Publik Tembus 80,1%, Andi Suharmika: “Karya Nyata untuk Rakyat
Genap Setahun Memimpin, Munafri Muhasabah dan Mohon Doa di Al Markaz
Survei PPI: Setahun Kepemimpinan Munafri–Aliyah, Kepuasan Publik Capai 80,1 Persen
Wujudkan Kepedulian, Golkar Makassar Bagikan Takjil Gratis Setiap Hari di Jalan Lasinrang
Aliyah Mustika Ilham Hadiri Sertijab Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:09 WITA

Data BPS: Setahun Kepemimpinan Munafri-Aliyah, Pembangunan Maju, Ekonomi Tumbuh & Kesejahteraan Meningkat

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:29 WITA

Setahun Munafri–Aliyah, 49.209 KK Nikmati Iuran Sampah Rp0 di 14 Kecamatan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:33 WITA

Munafri Arifuddin Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Karebosi Ramadan Fair 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:12 WITA

Satu Tahun Kepemimpinan Appi-Aliyah: Kepuasan Publik Tembus 80,1%, Andi Suharmika: “Karya Nyata untuk Rakyat

Jumat, 20 Februari 2026 - 00:11 WITA

Genap Setahun Memimpin, Munafri Muhasabah dan Mohon Doa di Al Markaz

Berita Terbaru