Komitmen Munafri Arifuddin: Tuntaskan Persoalan Drainase, Cegah Banjir di Musim Hujan

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menunjukkan keseriusannya dalam membenahi infrastruktur kota melalui aksi bersih-bersih saluran di kawasan Pettarani pada 18 Juni 2025.(FOTO:HUMAS PEMKOT)

Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menunjukkan keseriusannya dalam membenahi infrastruktur kota melalui aksi bersih-bersih saluran di kawasan Pettarani pada 18 Juni 2025.(FOTO:HUMAS PEMKOT)

Makassar, Talinews.com –Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menunjukkan keseriusannya dalam membenahi infrastruktur kota melalui aksi bersih-bersih saluran di kawasan Pettarani pada 18 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan.

“Ini bukan sekadar urusan drainase, tapi komitmen melindungi warga dari ancaman banjir tahunan,” tegas Munafri di sela kegiatan. Ia menegaskan bahwa upaya pembersihan saluran harus menjadi gerakan yang konsisten, bukan hanya bersifat temporer saat banjir sudah melanda.

Munafri juga menyampaikan pentingnya tindakan pencegahan dini dalam penanganan infrastruktur kota. “Saya tegaskan, penanganan tidak boleh reaktif. Kabel menggantung, sedimen menumpuk, hingga bangunan liar di atas got harus ditertibkan sebelum musim hujan tiba,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa ketidaktegasan hari ini hanya akan membawa risiko bencana yang sama setiap tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara khusus, Munafri menaruh perhatian besar pada kawasan Pettarani dan Andi Jemma yang selama ini dikenal rawan genangan. Ia menginstruksikan penggantian pompa lama, penataan ulang saluran, serta pemulihan jalur inspeksi kanal sebagai bagian dari program transformasi tata kota Makassar.

“Ini bagian dari transformasi tata kota, bukan sekadar respons darurat,” kata Munafri. Menurutnya, Makassar harus meninggalkan pola lama yang hanya bereaksi saat banjir sudah terjadi dan mulai membangun sistem pengelolaan air perkotaan yang lebih modern dan terintegrasi.

Langkah ini disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk warga sekitar yang berharap agar kegiatan ini menjadi rutinitas dan bukan sekadar proyek musiman. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan menjadi model penanganan banjir yang berkelanjutan di seluruh wilayah Kota Makassar.

Berita Terkait

Andi Suharmika Buka Pengawasan Bersama Kelurahan Bulurokeng
Andi Suharmika Akan Buka Forum Pemerintahan Daerah Bersama Kelurahan Bulurokeng
Andi Suharmika Melaksanakan Pengawasan Bersama Camat Biringkanaya
Andi Suharmika Siapkan Forum Pemerintahan Daerah Bersama Camat Biringkanaya
KONI Makassar Perkuat SDM Olahraga Lewat Workshop Pembinaan Inti dan Mobilisasi Sumber Daya
Antrean Solar Jadi Sorotan, Pertamina Siapkan Empat Klaster SPBU di Makassar
Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan, Andi Suharmika Bahas Pengawasan Ekonomi Daerah
Andi Suharmika Buka Ruang Pengawasan, Soroti Pengelolaan Pasar Makassar Raya

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:02 WITA

Andi Suharmika Buka Pengawasan Bersama Kelurahan Bulurokeng

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:02 WITA

Andi Suharmika Akan Buka Forum Pemerintahan Daerah Bersama Kelurahan Bulurokeng

Senin, 28 September 2026 - 22:49 WITA

Andi Suharmika Melaksanakan Pengawasan Bersama Camat Biringkanaya

Minggu, 27 September 2026 - 16:49 WITA

Andi Suharmika Siapkan Forum Pemerintahan Daerah Bersama Camat Biringkanaya

Jumat, 25 September 2026 - 16:58 WITA

KONI Makassar Perkuat SDM Olahraga Lewat Workshop Pembinaan Inti dan Mobilisasi Sumber Daya

Berita Terbaru