Pemkot Makassar Siapkan 2.000 Sambungan Air Bersih Gratis untuk Warga Kurang Mampu

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO:IST)

(FOTO:IST)

Makassar, Talinews.com – Pemerintah Kota Makassar akan segera meluncurkan program pemasangan instalasi air bersih gratis bagi warga berpenghasilan rendah. Program ini merupakan salah satu prioritas Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota. Dalam tahap awal, sebanyak 2.000 sambungan rumah (SR) ditargetkan untuk dipasang.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, A Zulkifly Nanda, menyebutkan bahwa peluncuran program ini hanya tinggal menunggu waktu. “Gratis pemasangan instalasi air bersih ini insyaallah sudah tidak lama lagi akan dilaunching Bapak Wali Kota, mudah-mudahan bisa 2.000 sambungan baru tahun ini,” ujar Zulkifly pada Selasa (20/5/2025). Ia menambahkan bahwa tujuan utama program ini adalah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara merata.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan harapannya agar program ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya mereka yang selama ini kesulitan mengakses air bersih. “Harus kita perhatikan dengan baik supaya bisa mengurangi beban rumah tangga,” kata Munafri. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat yang ingin berlangganan air PDAM tidak lagi perlu membayar biaya pemasangan awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana tugas Direktur Utama PDAM Makassar, Hamzah Ahmad, menyatakan kesiapan institusinya dalam menjalankan program tersebut. Menurutnya, PDAM telah memiliki data calon penerima manfaat berdasarkan by name by address di lima kecamatan prioritas. “Kami tinggal meninjau dan memastikan kesiapan masyarakat. Data sudah ada dari direksi sebelumnya,” jelas Hamzah.

Untuk tahap awal, PDAM akan memulai program ini di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate. Lebih dari 200 rumah tangga berpenghasilan rendah di wilayah tersebut telah teridentifikasi sebagai calon penerima manfaat. Program ini menyasar masyarakat dengan rata-rata penggunaan listrik di kisaran 400 watt, sebagai indikator kemampuan ekonomi yang rendah.

Meski pemasangan awal bersifat gratis, penggunaan air setiap bulan tetap akan dikenakan biaya sesuai pemakaian. Program ini diharapkan tidak hanya meringankan beban masyarakat, tapi juga memperluas cakupan layanan PDAM di Kota Makassar. “Jadi pada saat mereka sudah melakukan sambungan, meterannya pasti akan jalan tiap bulan. Ini di depannya saja proses penyambungan itu yang gratis,” pungkas Munafri.

Berita Terkait

Data BPS: Setahun Kepemimpinan Munafri-Aliyah, Pembangunan Maju, Ekonomi Tumbuh & Kesejahteraan Meningkat
Setahun Munafri–Aliyah, 49.209 KK Nikmati Iuran Sampah Rp0 di 14 Kecamatan
Munafri Arifuddin Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Karebosi Ramadan Fair 2026
Satu Tahun Kepemimpinan Appi-Aliyah: Kepuasan Publik Tembus 80,1%, Andi Suharmika: “Karya Nyata untuk Rakyat
Genap Setahun Memimpin, Munafri Muhasabah dan Mohon Doa di Al Markaz
Survei PPI: Setahun Kepemimpinan Munafri–Aliyah, Kepuasan Publik Capai 80,1 Persen
Wujudkan Kepedulian, Golkar Makassar Bagikan Takjil Gratis Setiap Hari di Jalan Lasinrang
Aliyah Mustika Ilham Hadiri Sertijab Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:09 WITA

Data BPS: Setahun Kepemimpinan Munafri-Aliyah, Pembangunan Maju, Ekonomi Tumbuh & Kesejahteraan Meningkat

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:29 WITA

Setahun Munafri–Aliyah, 49.209 KK Nikmati Iuran Sampah Rp0 di 14 Kecamatan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:33 WITA

Munafri Arifuddin Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Karebosi Ramadan Fair 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:12 WITA

Satu Tahun Kepemimpinan Appi-Aliyah: Kepuasan Publik Tembus 80,1%, Andi Suharmika: “Karya Nyata untuk Rakyat

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:11 WITA

Survei PPI: Setahun Kepemimpinan Munafri–Aliyah, Kepuasan Publik Capai 80,1 Persen

Berita Terbaru